Advertisement
Khamenei Peringatkan AS, Perang Bisa Meluas ke Kawasan
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. ANTARA/Anadolu/py - pri.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA —Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait potensi konflik bersenjata. Ia menegaskan, setiap langkah agresif yang diprakarsai Washington berisiko memicu perang berskala kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan Ali Khamenei pada Minggu, sebagaimana dikutip kantor berita Tasnim. Menurutnya, konstelasi geopolitik saat ini berbeda dibanding periode sebelumnya sehingga konsekuensi konflik tidak akan terbatas secara bilateral.
Advertisement
“Amerika Serikat harus memahami bahwa jika mereka memulai perang, dampaknya tidak lagi terbatas. Konflik itu akan berkembang menjadi perang regional,” ujar Khamenei.
Peringatan tersebut muncul di tengah laporan media Amerika Serikat yang menyebut adanya pembahasan serius di internal pemerintahan AS mengenai opsi militer terhadap Iran. Wall Street Journal pada Sabtu melaporkan, Pentagon bersama Gedung Putih telah menyusun sejumlah rancangan skenario serangan.
BACA JUGA
Sumber yang dikutip menyebutkan, salah satu opsi mencakup operasi militer berskala besar yang menyasar institusi pemerintah Iran serta fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC). Rencana ini disebut melibatkan serangan udara intensif dengan target strategis.
Selain itu, terdapat pula opsi operasi terbatas yang berfokus pada target pemerintah bernilai simbolis. Meski skalanya lebih kecil, skenario ini dinilai tetap menyimpan risiko eskalasi, terutama apabila Iran menolak kesepakatan atau merespons dengan langkah balasan.
Ketegangan antara Washington dan Teheran pun kembali menjadi sorotan internasional, seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik terbuka dapat mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah secara lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement





