Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. ANTARA/Anadolu/py/pri.
Harianjogja.com, JAKARTA —Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait potensi konflik bersenjata. Ia menegaskan, setiap langkah agresif yang diprakarsai Washington berisiko memicu perang berskala kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan Ali Khamenei pada Minggu, sebagaimana dikutip kantor berita Tasnim. Menurutnya, konstelasi geopolitik saat ini berbeda dibanding periode sebelumnya sehingga konsekuensi konflik tidak akan terbatas secara bilateral.
“Amerika Serikat harus memahami bahwa jika mereka memulai perang, dampaknya tidak lagi terbatas. Konflik itu akan berkembang menjadi perang regional,” ujar Khamenei.
Peringatan tersebut muncul di tengah laporan media Amerika Serikat yang menyebut adanya pembahasan serius di internal pemerintahan AS mengenai opsi militer terhadap Iran. Wall Street Journal pada Sabtu melaporkan, Pentagon bersama Gedung Putih telah menyusun sejumlah rancangan skenario serangan.
Sumber yang dikutip menyebutkan, salah satu opsi mencakup operasi militer berskala besar yang menyasar institusi pemerintah Iran serta fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC). Rencana ini disebut melibatkan serangan udara intensif dengan target strategis.
Selain itu, terdapat pula opsi operasi terbatas yang berfokus pada target pemerintah bernilai simbolis. Meski skalanya lebih kecil, skenario ini dinilai tetap menyimpan risiko eskalasi, terutama apabila Iran menolak kesepakatan atau merespons dengan langkah balasan.
Ketegangan antara Washington dan Teheran pun kembali menjadi sorotan internasional, seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa konflik terbuka dapat mengguncang stabilitas kawasan Timur Tengah secara lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.