Advertisement
Catat! Para Siswa Jangan Masuk SMK karena Terpaksa
Ilustrasi-Sebanyak 50 chef dan 50 siswa SMK bahu membahu membuat 472 tahu gimbal kudapan khas Kota Semarang. Sabtu (24/4/2019). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Para siswa jangan sampai masuk SMK karena terpaksa. Sebaliknya, mereka yang masuk SMK harus memiliki passion yang kuat untuk melanjutkan ke sekolah menengah kejuruan.
“Kita sering mendengar omongan jika SMK itu begini dan begitu, tapi saya tegaskan jika tidak ada prodi yang suram di dunia ini. Prodi menjadi suram jika masuk tanpa passion dan kompetensi,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Wikan Sakarinto.
Advertisement
Wikan menambahkan bahwa pendidikan vokasi hadir sebagai penyatuan antara perguruan tinggi, SMK, dan berbagai lembaga kursus.
Melihat problematika dunia pendidikan saat ini, Wikan menambahkan bahwa Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) mengharapkan adanya kompetensi.
Wikan menjelaskan yang menjadi syarat utama agar menghasilkan lulusan SMK yang kompeten adalah SMK “menikah” dengan dunia industri. Kurikulumnya harus cocok dan yang mengajar juga dari dunia industri.
“Syarat yang kedua, mindset harus berubah. Guru-guru SMK harus benar-benar menjadi agen perubahan dalam segala hal, entah itu sebagai orang tua, kakak, teman ataupun coaching bagi siswanya” ujar Wikan.
Wikan menambahkan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Direktorat SMK adalah fasilitator agar lulusan SMK ini nantinya bisa bekerja pada bidang yang sesuai passion dan tentu saja kompeten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
Polresta Jogja Pastikan Mahasiswi Korban Jambret Tak Dipidana
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- KPK Sita Uang 50.000 Dolar AS dari Penggeledahan Ketua PN Depok
- Kasus Penganiayaan Ojol di Jakbar Berakhir Damai Lewat Mediasi
- Kasus Saling Lapor di Ponjong Disupervisi Polres Gunungkidul
- Obesitas Dewasa Meningkat, RSUP Sardjito Dorong Terapi Bariatrik
- Evakuasi Pendaki Bukit Mongkrang Dialihkan, SAR Pilih Jalur Sungai
- Stigma Sosial Masih Jadi Batu Sandungan Eliminasi Kusta di Sleman
- Misi Persib di Thailand, Tantang Ratchaburi FC pada 16 Besar ACL 2
Advertisement
Advertisement



