Tren Jumlah Pasien Baru Per Hari di Wisma Atlet Cenderung Naik

Petugas mengendarai ambulans berisi pasien memasuki Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/3/2020). - Antara/Aditya Pradana Putra
21 Mei 2020 16:37 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Kakesdam Jaya/Jayakarta, Kolonel CKM Donny Guntur mengatakan bahwa rata-rata jumlah pasien baru per hari di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta cenderung naik. Saat ini Rumah Sakit Darurat Covid-19 ini merawat 1.018 pasien dan 700 orang terkonfirmasi positif.

“Kalau data yg kita buat dalam pendataan itu memang grafiknya dari skrg rata-rata pertama 500, sekarang menjadi 800, 900, dan sekarang sudah 1000 [orang per hari,” kata Donny dalam konferensi pers melalui akun Youtube BNPB, Kamis (21/5/2020).

Donny mengatakan pasien tersebut bukan hanya berasal dari Jakarta. Wisma Atlet sendiri menerima pasien rujukan dan juga yang datang atas inisiatif sendiri.

Semua pasien terindikasi Covid-19 akan mendapatkan perawatan di RSD Wisma Atlet dengan catatan dalam kondisi ringan dan sedang. Rumah sakit darurat ini tidak memiliki kemampuan merawat pasien dengan kondisi berat, seperti layaknya rumah sakit rujukan Covid-19.

Donny menambahkan sejak awal dibukanya sebagai RS darurat, Wisma Atlet telah merawat 3.700 pasien. Secara akumulasi, pasien yang dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan sebanyak 1.800 orang.

Dengan kondisi tersebut, Wisma Atlet menyiapkan Tower 6 sebagai tambahan untuk menampung pasien virus Corona yang masih merangkak naik. Persiapan tower itu sudah mencapai 98 persen. Sebelumnya tower yang digunakan adalah Tower 7 dan Tower 4.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 2017--2021 Ari Fahrial Syam memprediksi jumlah pasien Covid-19 di Tanah Air pada awal Juni 2020 akan mencapai 25.000. Angka tersebut naik lebih kurang 30 persen dibandingkan dengan jumlah pasien per Rabu (20/5/2020), yakni 19.189 orang.

“Dan saya bisa lihat sekarang ini setiap 10 hari jumlah kenaikan 5.000 dan kita prediksi kalau PSBB tidak berhasil, kalau ketentuan tidak boleh mudik tidak konsisten, maka kita prediski di awal juni depan bisa menembus 25 ribu,” katanya dalam unggahan video akun Youtube Dr Ari Syam Talkshow yang tayang pada 18 Mei 2020.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia