Advertisement
RSD Wisma Atlet Rawat 839 Pasien Terkait Covid-19
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta merawat 839 pasien terkait virus Corona atau Covid-19 hingga Kamis (14/5/2020) pukul 08.00 WIB.
""Pasien rawat inap sebanyak 839 orang," ujar Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.
Dari total 839 pasien yang menjalani rawat inap, Yudo menjelaskan bahwa pasien tersebut terbagi atas 538 pria dan 301 wanita. Ia merinci, dari keseluruhan jumlah pasien rawat inap itu, 702 orang di antaranya merupakan pasien positif Covid-19, sedangkan 73 orang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP). Adapun, 64 orang lainnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP).
Seperti diketahui, Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo sejak 23 Maret 2020. Rumah sakit ini berkapasitas 12.000 orang.
Pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet sejak 23 Maret hingga saat ini terdaftar 2.945 orang, sedangkan pasien yang dirujuk ke rumah sakit lainnya sebanyak 98 orang.
Pasien yang pulang dan dinyatakan sembuh sebanyak 1.193 orang. Adapun, yang meninggal dunia sebanyak tiga orang.
Advertisement
Sementara itu, secara nasional, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat adanya penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 sebanyak 689 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 15.438 kasus hingga Rabu (13/5/2020).
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan data terbaru itu dihimpun dari seluruh rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di seluruh Indonesia. Penambahan kasus positif Covid-19 itu diperoleh dari hasil pemeriksaaan polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
BACA JUGA
Selain itu, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 21 orang. Dengan demikian, hingga saat ini sudah ada 1.028 orang yang meninggal akibat virus SARS-CoV-2 di Indonesia.
Di sisi lain, ada sebanyak 224 pasien yang dinyatakan sembuh. Dengan begitu, total ada 3.287 pasien yang telah sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement








