BPK Mulai Investigasi PT Asabri terkait Dugaan Korupsi Rp10 T

Gedung BPK RI. - Detikcom
17 Januari 2020 10:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau disingkat PT Asabri (Persero) digunsang isu korupsi. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tengah melakukan pemeriksaan investigatif terhadap perusahaan tersebut. Namun BPK menekankan bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan terkait hasil pemeriksaan itu.

Hal itu disampaikan oleh BPK melalui keterangan resmi melalui Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, Jumat (17/1/2020).

"Menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK sebelumnya terhadap Asabri, BPK memutuskan melakukan pemeriksaan investigatif atas Asabri yang memiliki indikasi permasalahan dalam pengelolaannya," bunyi pernyataan resmi tersebut.

Pihak BPK pun menekankan bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan resmi terkait hasil pemeriksaan investigatif Asabri dari BPK.

"Pernyataan resmi tentang pemeriksaan terkait Asabri akan dinyatakan oleh Ketua dan/atau Wakil Ketua BPK," kata BPK.

Sebagaimana diketahui, Asabri mulai jadi sorotan setelah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md menyebut ada dugaan korupsi Rp 10 triliun.

Kemarin, PT Asabri baru saja buka suara. Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja sendiri yang menegaskan uang yang dikelola Asabri tidak dikorupsi.

"Saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri aman, tidak hilang, dan tidak dikorupsi," ujar Sonny dalam konferensi pers di Kantornya, Cawang, Jakarta Timur.

Sonny juga tak segan menyentil pihak-pihak yang selama ini menuduh perusahaan asuransi pelat merah ini terlibat korupsi.

"Kepada pihak-pihak yang ingin berbicara tentang Asabri harap menggunakan cara dan fakta yang sudah terverifikasi. Hentikan pendapat, pembicaraan yang cenderung tendensius dan menjurus negatif yang mengakibatkan kegaduhan," kata Sonny.

Sonny bahkan tak segan melayangkan ultimatum kepada pihak-pihak tersebut bila terus-menerus memberikan pernyataan yang tak sesuai fakta valid.

"Jika hal ini terus berlangsung maka, dengan sangat menyesal, saya akan membawanya ke jalur hukum," pungkas Sonny.

Sumber : detik.com