Harga Emas Pegadaian 2 Juli 2026 Turun, Cek Antam, UBS, Galeri 24
Harga emas Pegadaian 2 Juli 2026 kompak turun. Simak daftar harga Antam, Galeri 24, UBS, buyback, dan cara membeli emas di Pegadaian.
Logo Google terlihat di luar kantor perusahaan teknologi tersebut di Beijing, China, Rabu (8/8)./Reuters-Thomas Peter
Harianjogja.com, JAKARTA – Badan pengawas konsumen Australia menggugat Alphabet Inc. dan anak perusahaan lokalnya. Hal itu dilakukan karena induk Google tersebut dianggap menyembunyikan informasi kepada pengguna untuk mendapat izin melacak lokasi mereka.
Yang dipermasalahkan adalah pengaturan Location History Google di perangkat seluler Android. Dalam gugatannya, Komisi Persaingan Usaha dan Konsumen Australia (ACCC) menuduh Google mengatakan kepada pengguna bahwa dengan mematikan fitur tersebut akan cukup untuk menghentikan perusahaan untuk menyimpan data lokasi mereka. Tetapi, pengguna sebenarnya perlu mematikan pelacakan "Web & App Activity" untuk benar-benar memblokir penyimpanan data lokasi, ungkap mereka dalam tuntutan tersebut.
"Kami menuduh bahwa Google menyesatkan konsumen dengan tidak menginformasikan fakta bahwa pengaturan lain juga harus dimatikan," kata Ketua ACCC Rod Sims dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Bloomberg.
Kontrol privasi Google telah banyak menuai kritik sebelumnya, perusahaan juga telah mengambil langkah-langkah untuk membuatnya lebih transparan. Meski begitu, sejumlah opsi masih terfragmentasi di beberapa pengaturan.
Layanan ponsel pintar Google menyimpan lokasi pengguna bahkan ketika pengaturan privasi mematikan mematikan fitur-fitur tersebut, menurut laporan oleh Associated Press yang dikonfirmasi oleh para peneliti Universitas Princeton.
Google mengatakan pada saat itu bahwa Location History masih akan bekerja meskipun dimatikan, dan perusahaan akan terus menggunakan lokasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam pencarian atau navigasi.
Selain itu, ACCC juga menuduh Google menyesatkan konsumen untuk berpikir bahwa "satu-satunya cara mereka bisa mencegah Google mengumpulkan, menyimpan, dan menggunakan data lokasi mereka adalah dengan berhenti menggunakan layanan Google tertentu, termasuk Google Search dan Google Maps."
Itu menyembunyikan fakta bahwa menonaktifkan pelacakan lokasi sebenarnya dapat “dicapai dengan mematikan \'‘Location History’dan ‘Web & App Activity’.”
Dengan tuntutan ini, ACCC meminta adanya pengaturan program kepatuhan untuk kegiatan di masa depan, di antara langkah-langkah lainnya. Pengawas sekarang memiliki hak untuk memungut denda hingga 10 persen dari pendapatan Google, kata Sims kepada wartawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Harga emas Pegadaian 2 Juli 2026 kompak turun. Simak daftar harga Antam, Galeri 24, UBS, buyback, dan cara membeli emas di Pegadaian.
George Russell mengakui McLaren menjadi tim yang harus dikalahkan jelang F1 GP Italia 2026. Mercedes masih mengejar dalam pengembangan mobil.
Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Epson Indonesia kembali menyelenggarakan Epson Customer Day 2026 pada 3–4 September 2026
DPRD Bantul mendorong pembangunan dan rehabilitasi RJIT di kawasan Pansela untuk membantu petani mendapatkan pasokan air dan menekan risiko gagal panen.
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 mencatat rencana investasi sebesar Rp20,073 triliun untuk Jawa Tengah.