Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Enam korban kerusuhan Wamena asal Magelang tiba di kampung halaman, Kamis (10/10/2019). /Ist-Dok Humas Pemkab
Harianjogja.com, MAGELANG-- Sebanyak enam orang korban kerusuhan di Wamena, Jayawijaya, Papua yang berasal dari Kabupaten Magelang, berhasil pulang kembali ke kampung halaman.
Mereka terdiri dari dua keluarga, masing-masing adalah, Sujiyoto berasal dari Dusun Buburan, Desa Tempak, Kecamatan Candimulyo. Sebelumnya ia mengungsi dari Kompleks Lantamal Jayapura.
Sementara korban kedua adalah keluarga Luliyani beserta keempat orang anaknya. Mereka berasal dari Dusun Geger, Desa Girirejo, Kecamatan Tegalrejo, Magelang. Ia bersama keempat anaknya sebelumnya mengungsi di Kompleks Rindam XVII/Cendrawasih.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melalui Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang telah memfasilitasi pemulangan tersebut. Keenamnya tiba di Bandara Adisutjipto Jogja pada Kamis (10/10/2019) 20.40 WIB. Mereka dijemput oleh Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti.
"Kami fasilitasi penjemputan mereka dari Wamena hingga sampai di sini [di Jogja]," ujar Retno Indriastuti, disela-sela menjemput korban kerusuhan Wamena, Kamis (10/10/2019).
Selanjutnya Pemkab akan melakukan assesment oleh pekerja sosial untuk mengetahui kebutuhan selanjutnya, termasuk kebutuhan pendidikan bagi anak usia sekolah.
Retno menambahkan Pemkab Magelang telah memfasilitasi kepulangan para korban tersebut dengan menggunakan pesawat komersial.
"Mereka diberangkatkan dari Bandara Sentani Jayapura dan turun di Jogja. Setelah sampai di bandara, selanjutnya kami antar ke rumah masing-masing," terangnya.
Adapun Sujiyoto, 27 mengaku tidak percaya dirinya akan mengalami pengalaman yang luar biasa saat bekerja di Wamena. "Pengalaman yang tidak mudah dilupakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.