Khofifah Minta Kasus Penusukan Wiranto Diusut Tuntas

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. - Suara.com/Umay Saleh
11 Oktober 2019 12:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SURABAYA--Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan tanggapan atas insiden yang menimpa Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto yang ditusuk di Pandeglang, Banten.

Dalam siaran persnya, Khofifah menyampaikan bahwa seharusnya aksi-aksi penyerangan seperti itu tak terjadi apabila seluruh anak bangsa mengedepankan sikap tabayyun atas seluruh persoalan dan saling menghormati antara satu dan lainnya.

"Sangat disayangkan apapun alasannya aksi kekerasan seperti itu seharusnya tidak terjadi dan tidak boleh ditolerir. Bukan karena pak Wiranto pejabat, tapi sebagai sesama warga bangsa yang punya kedudukan yang sama di mata hukum," ujar Khofifah saat gelaran Tahlilan Kubro di Madiun, Kamis (10/10/2019) malam.

Seperti diketahui, Menkopolhukam Wiranto diserang orang tak dikenal usai menghadiri peresmian gedung kuliah di Universitas Mathla'ul Anwar di Pandeglang, Banten. Atas peristiwa ini, Wiranto mengalami dua luka tusuk pada bagian perut. Saat ini, Wiranto mendapat penanganan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Khofifah menyebut jika kejadian serupa bisa saja terulang di tempat lain, tidak hanya di Banten. Oleh karena itu, ia berharap Polri bisa mengusut tuntas dalang dibalik aksi penyerangan tersebut beserta motif yang melatarbelakanginya.

"Semoga aparat kepolisian bisa mengusut tuntas siapa dalang di balik aksi penyerangan tersebut dan apa alasannya melakukannya," ujarnya.

Khofifah sendiri berencana menjenguk Menkopolhukam Wiranto di Jakarta apabila kondisinya telah memungkinkan. "Insyaallah jika kondisi pak Wiranto sudah makin membaik dan memungkinkan untuk dijenguk kami ingin sowan," katanya.

Sumber : Suara.com