BIN Sudah Amati Penusuk Wiranto sejak Tiga Bulan Lalu

Sejumlah warga memperhatikan rumah Fitri Andriana pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto yang dipasang garis polisi di Desa Sitanggal RT 007 RW 002, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (10/10/2019). - Antara/Oky Lukmansyah
10 Oktober 2019 19:47 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Badan Intelejen Negara Jenderal Budi Gunawan menyebut penusuk Menko Polhukam Wiranto sudah dipantau BIN sejak tiga bulan lalu. 

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto ditusuk oleh anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Pandeglang, Banten. Menko mengalami luka tusuk di bagian perut dan dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta.

Budi Gunawan menyebut pelaku bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara. Dia pindah dari Kediri ke Bogor tiga bulan lalu. Setelah itu tersangka pindah ke Menes, Banten karena cerai dengan istri pertama.

"Khusus Abu Rara sudah kami pantau beberapa kali mulai mengumpulkan pisau artinya belum pada tahapan bom, pola seperti itu bisa juga dengan pisau senjata maupun bom," katanya di RSPAD, Kamis (10/10/2019).

"Ini sudah pasti dari kelompok jaringan JAD khususnya JAD Bekasi. Kami sudah pantau khusus pelaku ini tiga bulan lalu pindah dari Kediri ke Bogor dari Bogor pindah ke Menes. karena cerai dengan istri pertama. Di Menes nikah lagi."

BG mengatakan sel JAD sudah cukup banyak sehingga pihaknya mengimbau agar masyarakat turut memantau jaringan ini. Selain BIN, Densus 88 juga sudah bergerak mendalami kejadian tersebut serta memburu kelompok tersebut.

"Dalam waktu bersamaan Satgas Densus 88 dan tim sedang kembangkan untuk ambil yang lain. Ini ada kaitannya dengan yang merencanakan bom 5 orang di Bekasi," terangnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia