Wisata Dieng Ramai, Kawah Sikidang Jadi Tujuan Keluarga
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Imam Musala Uswatun Hasanah di Pesing Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, MS, 71, ditikam pada Kamis (16/5/2024) dini hari. Polisi kini memburu pelaku.
"Kami masih selidiki keberadaan pelaku, masih terus kami cari. Kami bekerja sama dengan Polres Jakarta Barat untuk mengidentifikasi pelaku," kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis.
Hingga kini, polisi sudah memeriksa tiga orang saksi yakni warga di sekitar lokasi kejadian.
"Tiga orang warga sekitar," kata Sutrisno.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Subartoyo menyebut pencarian pelaku dilakukan bersama Polres Metro Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya.
"Kami juga sudah olah TKP serta mencari bukti dan melakukan pengecekan kamera pengawas (CCTV) maupun keterangan saksi-saksi," kata dia.
Baca Juga
Aksi Penikaman Massal Kembali Terjadi di Sydney Australia
Sakit Hati, Pria di Kalasan Sleman Tusuk Temannya Sendiri
Empat Anak Ditemukan Tewas di Jagakarsa, Ayah Mereka Diduga Pelaku KDRT
Sementara itu, seorang saksi di lokasi, Supriyadi menyebut penikaman terjadi di tempat wudu musala. "Waktu azan Subuh kan kita langsung ke lantai atas musala. Saya lagi salat sunah dua rakaat. Tiba-tiba Pak Ustaz berteriak maling dua kali. Enggak lama jemaah pada turun (menuju tempat wudu) melihat si korbannya sudah berdarah-darah," kata Supriyadi di lokasi.
Supriyadi mengatakan korban ditusuk pada punggung bagian kanan. "Katanya si ditusuk dari belakang. Tapi saya enggak lihat kejadiannya itu kan di tempat wudhu yang kondisinya gelap. Kita kan shalat di atas. Taunya ketika Pak Ustadz sudah berdarah," kata Supriyadi.
Sebelumnya, seorang imam mushalla di Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat berinisial MS tewas ditikam oleh orang tidak dikenal pada Kamis dini hari. Hingga kini, kejadian tersebut sedang penanganan Kepolisian setempat.
"Sudah monitor, anggota sudah di lapangan, gabung polres," ucap Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Sutrisno saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Lebih lanjut, Sutrisno mengatakan kejadian penikaman terjadi saat korban sedang mengambil wudu. "Pada saat korban wudu tiba-tiba di tusuk oleh orang tidak dikenal dari arah belakang," kata Sutrisno.
Segera setelah menikam korban, kata Sutrisno, pelaku melarikan diri. Sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Graha Kedoya. "Meninggal saat penanganan dokter," ungkap Sutrisno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.
Badan Geologi mengidentifikasi potensi likuefaksi, gerakan tanah, dan tsunami pascagempa magnitudo 7,7 di NTT.