Menteri HAM Natalius Pigai: Makan Bergizi Gratis Itu HAM

Newswire
Newswire Selasa, 18 Agustus 2026 18:47 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai: Makan Bergizi Gratis Itu HAM

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna. ANTARA/HO-Kejaksaan Agung RI\r\n

Harianjogja.com, MIMIKA— Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan cek kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya pemerintah memenuhi hak dasar masyarakat. Menurut dia, kedua program tersebut berkaitan dengan pemenuhan hak atas pangan dan kesehatan yang menjadi bagian dari hak asasi manusia.

Pigai menyampaikan hal tersebut saat meresmikan Pusat Studi HAM di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Mimika, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa.

Menurut Pigai, pemenuhan HAM memiliki cakupan yang lebih luas daripada penanganan kasus kekerasan ataupun pelanggaran hukum. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi bagian dari tanggung jawab negara dalam memenuhi hak asasi.

"Hak Asasi Manusia juga meliputi program makan bergizi gratis. Makan itu HAM. Siapa manusia di dunia, para penjahat maupun malaikat, yang menolak makan? Maka kebijakan pemerintahan terkait dengan makan adalah untuk hak hidup, hak atas pangan, Hak Asasi Manusia," kata Pigai.

MBG Dikaitkan dengan Hak Atas Pangan

Pigai mengatakan kebijakan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan perlu dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab negara untuk memenuhi hak hidup masyarakat.

Menurut dia, program pemenuhan pangan tetap perlu diperbaiki apabila dalam pelaksanaannya ditemukan kendala teknis maupun persoalan manajemen. Perbaikan tersebut diperlukan agar manfaat program dapat diterima oleh masyarakat.

Pandangan tersebut menempatkan pemenuhan kebutuhan pangan sebagai salah satu bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Cek Kesehatan Gratis Juga Bagian dari HAM

Selain pangan, Pigai menilai akses terhadap layanan kesehatan merupakan bagian penting dari pemenuhan HAM. Hal itu terutama relevan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman dan menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan medis.

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya. Dengan demikian, upaya pencegahan maupun penanganan penyakit dapat dilakukan lebih awal.

"Hari ini Prabowo Subianto menghadirkan cek kesehatan gratis bagi seluruh Bangsa Indonesia supaya dia tahu kesehatannya. Hidup sehat adalah amanat agung dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mempertahankan kehidupan dan keutuhan manusia," ujar Pigai.

Pigai menekankan pemenuhan hak atas pangan dan kesehatan perlu berjalan beriringan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia.

Hal tersebut termasuk masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelayanan dasar. Menurut Pigai, pemenuhan kebutuhan dasar tersebut merupakan bagian dari upaya negara dalam memastikan hak hidup dan hak kesehatan masyarakat terpenuhi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online