IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Saham BBCA, BREN, dan BBRI Tekan Indeks
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SOLO— Rencana pembangunan tol Solo-Jogja kini semakin dimatangkan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) berupaya mengakomodasi permintaan warga terdampak pembangunan Tol Solo-Jogja dengan menggeser sejumlah titik yang semula sudah ditentukan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng, A.R. Hanung Triyono, mengatakan pergeseran itu tidak terlalu jauh atau sekitar beberapa ratus meter dari titik awal.
“Kami menggeser trase di sejumlah titik di Klaten karena melewati mata air. Selain itu, kami juga menghindari situs-situs bersejarah. Penentuan lokasi ini untuk mendukung finalisasi detail engineering design (DED) yang tengah disusun,” kata dia kepada wartawan di sela-sela diskusi Trakindo Construction Day di The Sunan Hotel Solo, Kamis (3/10/2019).
Dia menambahkan kendala lain penentuan lokasi itu adalah pembebasan lahan dan beberapa trase yang di dalamnya terdapat bangunan yang perlu dikonservasi. Pemprov, pemerintah daerah, hingga desa bekerja sama agar penentuan trase tidak merugikan warga.
“Tapi saya sebut itu bukan kendala ya, karena proses. Penentuan harga ganti rugi nanti dari tim appraisal yang independen. Harganya enggak bisa dilihat sekarang karena menyesuaikan fluktuasi dan lokasi wilayah masing-masing,” jelas Hanung Triyono.
Hanung mengatakan lokasi tol Solo-Jogja berada di sisi utara jalur utama jalan Solo-Jogja.
Dia berharap proses penunjukan investor berlangsung secepatnya, sehingga paling cepat tahun depan sudah mulai kontrak dan pembangunan fisik paling lambat dimulai pada 2021. Ditargetkan pembangunan berlangsung selama dua hingga tiga tahun.
“Pada 2024 itu kalau tidak meleset, jalan tol Solo-Jogja sudah bisa dilintasi. Masyarakat enggak perlu ruwet-ruwetan di lingkar utara Jogja, lewat tol saja sudah lancar,” ucap Hanung.
Dalam diskusi tersebut, General Manager Java Trakindo, Tema Mendrofa, mengatakan diskusi bertema Construction Day itu merupakan bagian dari komitmen Trakindo untuk memberikan kontribusi kepada pembangunan Indonesia.
“Diskusi ini merupakan wadah pertemuan para pemangku kepentingan di pekerjaan konstruksi guna meningkatkan kualitas proyek menuju taraf internasional. Mereka bisa saling berbagi informasi dan berdiskusi untuk mencari solusi bersama, sehingga dapat mewujudkan sinergi pelaksanaan pekerjaan konstruksi,” ucap Tema Mendrofa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Simak cara tukar uang rusak di Bank Indonesia melalui PINTAR BI, lengkap dengan syarat, jadwal layanan, dan ketentuan penggantian.
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.
SMAN 3 Yogyakarta membuka SPMB Online jalur murid cadangan dengan kuota satu kursi. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan daftar ulang.
Program normalisasi Sungai Jogja menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja untuk menekan risiko banjir sekaligus memperbaiki kualitas kawasan bantaran sungai
Kecelakaan di Berbah, Sleman, menewaskan seorang pemotor setelah diduga kehilangan konsentrasi dan terpental ke jalur berlawanan.