Ungkapan BJ Habibie soal Garbage In Garbage Out Dianggap Sangat Berkesan

Presiden ke-3 RI, BJ Habibie di rumah sakit saat dijenguk Jimly Asshiddiqie. - Ist @Karolina_bee11
12 September 2019 03:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BATAM- Almarhum BJ Habibie sempat mempopulerkan istilah garbage in, garbage out.

Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie meninggalkan banyak kesan dan pesan bagi anak buahnya di Otorita Batam (kini bernama Badan Pengusahaan Batam), salah satunya garbage in, garbage out.

Mantan karyawan BP Kawasan Batam, Dendi Purnomo, Rabu (11/9/2019) menyampaikan Habibie banyak memberikan motivasi kepada karyawannya untuk berkata jujur, menyampaikan fakta perkembangan di lapangan.

"'Garbage in, garbage out', maksud beliau kalau staf memberi masukan sampah maka pemimpin akan menghasilkan keputusan sampah," ujarnya.

Dendi, yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam mengisahkan kala itu bersama insinyur-insinyur muda kala itu diajarkan untuk bekerja keras, berani mengambil sikap dan memberikan masukan kepada pimpinan secara jujur.

Habibie juga memotivasi anak buahnya untuk berani menerapkan pendekatan teoritis dalam perencanaan pembangunan. "Dik jangan takut salah dalam membangun, itu semua proses," pesan habibie yang selalu dikenang Dendi.

Dendi menyampaikan rasa kagumnya dengan Habibie yang cepat dalam mengambil keputusan.

Ia bercerita, saat investasi di Batamindo berkembang pesat pada 1992, Habibie langsung merestui usulnya untuk terkait standar pembuangan limbah cair yang lebih ketat.

"Saya sebagai staf perencanaan dipercaya mempimpin tim kecil lingkungan hidup mengajukan standar pembuangan limbah cair yang lebih ketat dari nasional demi mencegah pencemaran waduk air minum dan BJ Habibie menyetujuinya," ujarnya.

Sumber : Antara