Ratusan Atlet Nasional Ikuti Kejuaraan Panahan Waroeng SS 2026, Ada Peserta Kanada
Sebanyak 499 atlet dari 12 provinsi dan Kanada mengikuti Waroeng SS Gladhi Panahan #9 dan Gladhi Barebow #5 di Bantul.
Ratusan massa menggelar aksi damai untuk Papua di simpang empat titik nol kilometer Kota Jogja, Jumat (30/8/2019). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Jogja menggelar aksi damai di simpang empat titik nol kilometer Kota Jogja, Jumat (30/8/2019). Mereka menyerukan perdamaian di Papua dan siap merangkul seluruh masyarakat asal Papua yang berada di Jogja.
Aksi damai itu dilakukan dengan membawa sejumlah poster yang berisi ajakan perdamaian serta menolak segala bentuk tindakan rasisme. Mereka juga menyuarakan keprihatinan terhadap konflik di Papua. Massa mulai melakukan aksinya di titik nol kilometer sekitar pukul 15.00 WIB, kemudian berakhir pada pukul 15.40 WIB. Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.
Koordinator Aksi Soonpat menjelaskan, aksi tersebut diikuti sekitar 150 orang terdiri atas mahasiswa, perwakilan ormas dan berbagai elemen masyarakat. Ia memastikan seluruh massa tidak mengenakan atribut latar belakang organisasi atau instansi mereka. “Termasuk dari teman-teman mahasiswa ada yang memakai jas kampus masing-masing kami minta untuk melepas dan berpakaian sipil,” katanya, Jumat (30/8/2019).
Ia mengatakan aksi itu digelar murni atas keprihatinan atas konflik papua termasuk adanya informasi hoaks yang berpotensi membuat retaknya perdamaian di Papua. Oleh karena itu, pihaknya siap mendukung dan memberikan rasa aman bagi warga Papua yang berada di Jogja. Soonpat menilai Jogja sebagai miniatur Indonesia harus menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam rangka seruan perdamaian membuat rasa aman bagi warga Papua.
“Warga Jogja sangat terbuka dengan teman-teman mahasiswa Papua, kami siap memberikan rasa aman, nyaman dan guyub karena Papua adalah saudara dan bagian dari NKRI,” tegasnya.
Perwakilan Aliansi Santri DIY Gus Sajaroh mengimbau seluruh mahasiswa dan pelajar asal Papua yang berada di Jogja agar tetap semangat dalam menuntut ilmu tanpa harus merasa ketakutan. Karena masyarakat Jogja sangat terbuka dan memberi rasa aman kepada setiap pendatang. “Teman-teman Papua harus dirangkul dan kami siap merangkul,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 499 atlet dari 12 provinsi dan Kanada mengikuti Waroeng SS Gladhi Panahan #9 dan Gladhi Barebow #5 di Bantul.
Filipina U-23 mengalahkan Kuwait 2-1 di Asian Games 2026. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Filipina di sepak bola Asian Games sejak 1958.
DPRD Kulonprogo menemukan sejumlah proyek APBD yang molor dan kualitasnya dinilai belum maksimal. Pemkab diminta memperketat pengawasan.
Enam bank global menerbitkan prinsip agentic commerce untuk mengantisipasi risiko penipuan, privasi data, keamanan, dan hilangnya kontrol konsumen.
Film horor The Doll Ghawiah mengangkat mitos Boneka Uci di Bandung. Dibintangi Sara Wijayanto, Titi Kamal, dan Darius Sinathrya, tayang 29 Oktober 2026.
Indonesia akan menghadapi China pada final bulu tangkis beregu putra Asian Games 2026, Kamis (24/9). Simak hasil semifinal dan jadwal final.