Advertisement
Prajurit TNI Gugur Diserang KKB Saat Monitoring di Nabire
Pos keamanan PT.KEL Nabire yang dibakar KKB, Sabtu (21/2). (ANTARA - HO/Dokumentasi)
Advertisement
Harianjogja.com, PAPUA—Kodam XVII/Cendrawasih mengonfirmasi gugurnya Serda Hamdani, anggota Detasemen Intelijen (Denintel) Kodam XVII/Cendrawasih, akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat menjalankan tugas monitoring wilayah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cendrawasih Letkol Inf Tri Purwanto menyampaikan bahwa Serda Hamdani menjadi korban dalam aksi penyerangan dan pembakaran di pos keamanan milik PT Kristalin Eka Lestari yang berada di Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
Advertisement
“Almarhum Serda Hamdani merupakan anggota Deninteldam XVII/Cendrawasih yang saat itu sedang melaksanakan tugas monitoring wilayah di Nabire,” ujar Letkol Inf Tri di Jayapura, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (21/2/2026) tersebut, selain prajurit TNI, terdapat satu korban meninggal dunia dari kalangan sipil. Korban sipil diketahui bernama Aksay Sandika Moho yang merupakan karyawan PT Kristalin Eka Lestari.
BACA JUGA
Jenazah Serda Hamdani telah dimakamkan di Maros, Sulawesi Selatan, pada Senin (23/2/2026).
Letkol Inf Tri menegaskan bahwa lokasi yang dibakar KKB bukan merupakan pos militer TNI. Pos tersebut merupakan pos keamanan perusahaan yang oleh warga setempat dikenal sebagai Pos Palang karena berada di luar area utama operasional perusahaan.
“Perlu kami tegaskan, pos itu bukan pos TNI, melainkan pos keamanan perusahaan,” katanya.
Terkait informasi yang beredar mengenai adanya senjata yang dirampas dalam peristiwa tersebut, Kodam XVII/Cendrawasih masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kondisi lokasi kejadian yang telah terbakar habis disebut menyulitkan proses identifikasi awal.
“Saat ini masih dilakukan investigasi untuk memastikan apakah terdapat senjata yang ikut dirampas dalam kejadian tersebut,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement




