Advertisement

PBB Soroti Krisis Kemanusiaan di Timur Tengah

Newswire
Kamis, 05 Maret 2026 - 09:27 WIB
Abdul Hamied Razak
PBB Soroti Krisis Kemanusiaan di Timur Tengah Peta Kawasan Timur Tengah / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Situasi kemanusiaan di Timur Tengah kian memburuk menyusul eskalasi serangan misil dan drone yang berdampak luas terhadap warga sipil serta infrastruktur vital. Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut operasi bantuan di kawasan tersebut terganggu akibat ketidakamanan dan penutupan ruang udara.

United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) menyatakan puing-puing misil, pembatasan ruang udara, serta aksi permusuhan telah meningkatkan korban sipil dan merusak layanan penting.

Advertisement

"Operasi kemanusiaan di seluruh kawasan tersebut terdampak parah oleh ketidakamanan, gangguan rantai pasok, dan penutupan ruang udara," demikian pernyataan OCHA.

Ratusan Tewas di Iran

OCHA melaporkan, di Iran, otoritas setempat bersama Iranian Red Crescent Society menyebut serangan sejak Sabtu (28/2/2026) berdampak pada lebih dari 1.000 lokasi.

Serangan tersebut mengakibatkan sekitar 790 orang meninggal dunia dan hampir 750 lainnya luka-luka. Beberapa di antaranya menghantam area permukiman padat, menyebabkan kerusakan infrastruktur sipil.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengatakan Sekjen Antonio Guterres memantau situasi dengan keprihatinan mendalam.

"Dia sangat khawatir tentang munculnya berbagai front baru. Kami juga menyaksikan peningkatan jumlah korban sipil dan dampak kemanusiaan yang parah terhadap kesejahteraan masyarakat di seluruh kawasan itu," katanya.

Dujarric menambahkan, serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan Teluk berpotensi berdampak dramatis pada ekonomi global yang masih bergantung pada bahan bakar fosil.

Ketegangan di Garis Biru

PBB juga menyoroti meningkatnya aktivitas militer di sepanjang Garis Biru (Blue Line) perbatasan Israel-Lebanon yang diawasi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

"Dalam dua hari terakhir, pasukan penjaga perdamaian UNIFIL kami mencatat puluhan roket dan misil yang ditembakkan ke Israel yang diklaim oleh Hizbullah, serta beberapa serangan udara dan insiden penembakan dari selatan Garis Biru oleh Israel ke Lebanon," kata Dujarric.

Di tengah situasi yang memburuk, OCHA menyebut otoritas Israel membuka kembali perlintasan Kerem Shalom/Karem Abu Salem untuk memungkinkan masuknya 500.000 liter bahan bakar dan bantuan kemanusiaan melalui Israel dan Mesir.

Sekitar 300.000 liter bahan bakar per hari dibutuhkan guna menjaga operasi kemanusiaan penting di Gaza. Namun, pelintasan Rafah dan Zikim masih ditutup, sementara rotasi staf kemanusiaan internasional dihentikan.

Dampak Meluas ke Tepi Barat

Di Tepi Barat, OCHA melaporkan sebagian besar pos pemeriksaan masih ditutup oleh pasukan Israel, membatasi mobilitas warga Palestina serta akses terhadap layanan dasar dan mata pencaharian.

Pada Senin, dilaporkan dua warga Palestina tewas dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan pemukim Israel di Desa Qaryut, Nablus.

Under-Secretary-General PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Tom Fletcher, menyebut dampak kemanusiaan akibat eskalasi kekerasan semakin mengkhawatirkan.

"Penghormatan terhadap hukum kemanusiaan internasional kembali diuji dan terkikis. Setiap kali infrastruktur sipil terkena serangan, akses dibatasi, dan bantuan dipolitisasi, ruang untuk aksi kemanusiaan menyempit, sehingga semakin sulit menjangkau komunitas yang kami layani," ujarnya.

OCHA kini mengaktifkan rencana cadangan di Iran dan sejumlah wilayah terdampak, termasuk Lebanon, wilayah Palestina yang diduduki, Suriah, dan Yaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Seorang Anak Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api di Gamping Sleman

Seorang Anak Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api di Gamping Sleman

Sleman
| Kamis, 05 Maret 2026, 10:17 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement