KPK Sita Empat Mobil dari Tersangka Kasus Korupsi Dana BNPB
KPK menyita empat mobil terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB, termasuk BMW, AION, dan BYD Atto 3 Superior.
Aksi damai mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua dan Persatuan Rakyat Untuk Pembebasan Papua Barat Semarang (PRPPBS), di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/8/2019), diwarnai dengan pengibaran bendera Bintang Kejora./Suara.com-Adam Iyasa
Harianjogja.com, JAYAPURA--Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam kunjungan kerjanya ke Jayapura, Selasa (27/8/2019) malam melakukan pertemuan tertutup dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Pertemuan tertutup yang diikuti sekitar 50 orang itu berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Seusai pertemuan, Kapolri mengatakan, dalam pertemuan tersebut para tokoh agama memberikan saran agar tidak terjadi diskriminasi terhadap orang Papua.
Ia menjelaskan bahwa Undang-undang tentang Diskriminasi sudah ada sehingga bila ada yang melakukan sudah pasti akan dilakukan tindakan pelanggaran hukum, termasuk investigasi di Surabaya juga sudah dilakukan.
“Mahasiswa Papua yang bersekolah di luar diminta bisa menyesuaikan diri dengan budaya lokal setempat, seperti halnya yang masyarakat pendatang yang ada di Papua menghormati budaya setempat,” kata Jenderal Pol Tito Karnavian.
Dia mengatakan, dalam pertemuan itu juga ada yang menanyakan tentang penambahan personel di Manokwari dan Sorong, padahal personel yang dikerahkan ke wilayah Papua Barat untuk mengamankan pemilihan suara ulang (PSU) yang akan dilaksanakan di Pegunungan Arfak dan Sorong. "Kalau hanya untuk mengamankan aksi demo yang dilakukan cukup dengan pasukan organik yang ada," katanya.
Namun bila situasi sudah aman maka pasukan tersebut akan ditarik kembali, kata Tito Karnavian, seraya menjelaskan untuk kasus Nduga itu disebabkan adanya pembantaian terhadap 34 orang karyawan PT.Istaka Karya.
“Ada beberapa kasus yang terjadi di Nduga, namun tidak dilakukan penambahan personel, tapi dengan terjadinya insiden pembantai terhadap karyawan yang sedang melakukan pembangunan jembatan maka pasukan ditambah untuk mengamankan dan melakukan penegakan hukum,” kata Kapolri.
Menyinggung tentang permintaan penarikan pasukan, Kapolri menegaskan hal itu bisa dilakukan bila ada tokoh yang kredibel yang menjamin keamanan di wilayah tersebut.
“Adakah yang bisa menjamin Egianus Kogoya dan kelompoknya tidak melakukan kekerasan?” kata Kapolri Jenderal TNI Tito Karnavian.
Kapolri dan Panglima TNI sebelum berkunjung ke Jayapura terlebih dahulu berkunjung ke Biak dan pada Rabu (28/8/2019) ke Timika. Dalam kunjungan kerjanya ke Papua, Kapolri dan Panglima TNI membawa tiga mantan petinggi, yaitu dua mantan kapolda, yakni Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Irjen Pol Martuani Sormin serta Mayjen TNI George Supit, mantan Pangdam XVII Cenderawasih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyita empat mobil terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB, termasuk BMW, AION, dan BYD Atto 3 Superior.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak waktu keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dan kedatangannya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 dari Palur tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.