PM Thailand Anutin Tiba di Istana, Disambut Prabowo

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Senin, 03 Agustus 2026 18:07 WIB
PM Thailand Anutin Tiba di Istana, Disambut Prabowo

Presiden Prabowo Subianto. /BPMI Sekretariat Presiden\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026) sore, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto. Pertemuan ini menjadi yang kedua sejak Indonesia dan Thailand menyepakati peningkatan hubungan bilateral menjadi Strategic Partnership pada 2025.

Berdasarkan pantauan di Istana Merdeka, Anutin tiba sekitar pukul 16.55 WIB menggunakan kendaraan dinas berwarna hitam. Ia mengenakan jas gelap dengan dasi biru, sementara Presiden Prabowo menyambutnya dengan setelan jas abu-abu, dasi gelap, dan peci hitam.

Suasana penyambutan berlangsung meriah. Kedatangan PM Thailand turut diiringi penampilan Tari Sekar Sahitya Ayu atau Jaipongan Klasik asal Jawa Barat. Setelah saling menyapa dan berbincang singkat, kedua pemimpin mengikuti prosesi penyambutan yang dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia dan Thailand.

Sejumlah Menteri Dampingi Prabowo

Presiden Prabowo didampingi sejumlah anggota Kabinet Merah Putih dalam penyambutan dan pertemuan tersebut. Mereka antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Lanjutkan Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang sebelumnya mengatakan pertemuan di Jakarta merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kedua negara untuk meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis.

"Pertemuan ini merupakan yang ke-2 sejak kedua negara sepakat meningkatkan status hubungan bilateral menjadi Strategic Partner pada tahun 2025 saat Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Thailand," katanya.

Status Strategic Partnership disepakati saat Presiden Prabowo melakukan kunjungan resmi ke Thailand pada 2025. Kesepakatan tersebut menjadi dasar penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis.

Bahas Peluang Kerja Sama Baru

Kemitraan strategis Indonesia dan Thailand mencakup berbagai bidang, mulai dari perdagangan dan investasi, ketahanan pangan, energi, pertahanan, hingga penguatan kerja sama di kawasan ASEAN.

Pertemuan bilateral di Istana Merdeka diperkirakan menjadi momentum bagi kedua pemimpin untuk mengevaluasi pelaksanaan berbagai kesepakatan yang telah dijalankan sejak pembentukan kemitraan strategis sekaligus membahas peluang kerja sama baru di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik kawasan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online