Menhub Pastikan Investigasi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Newswire
Newswire Senin, 03 Agustus 2026 17:37 WIB
Menhub Pastikan Investigasi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Menhub Dudy Purwagandhi memastikan investigasi penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II dilakukan. Posko Terpadu juga disiapkan di Surabaya. /Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang terjadi di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026). Di saat bersamaan, Kementerian Perhubungan juga terus mengawal proses evakuasi korban serta membuka Posko Terpadu untuk mendukung penanganan pascainsiden.

Menhub mengatakan penyelidikan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui penyebab pasti terbakarnya kapal penyeberangan tersebut.

"Proses investigasi akan segera dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran kapal," kata Dudy dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Menhub Tinjau Langsung Evakuasi di Sumenep

Dudy meninjau langsung proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa II dari Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Ia memastikan proses penyelamatan berlangsung lancar di bawah koordinasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Dalam kesempatan itu, Menhub menyampaikan duka cita atas musibah tersebut dan memastikan pemerintah mengupayakan agar seluruh penumpang serta awak kapal dapat ditemukan dan memperoleh penanganan lanjutan.

Selama proses penanganan, Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Madura, Tim SAR, TNI, Polri, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal, serta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan.

Menurut Dudy, seluruh sumber daya yang dibutuhkan telah dikerahkan untuk mendukung proses pencarian, evakuasi, penyelamatan, hingga penanganan korban.

Bertemu Bupati Sumenep

Di sela kunjungannya, Menhub juga bertemu Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo guna memperkuat koordinasi penanganan korban.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang bergerak cepat sejak awal kejadian.

Penghargaan juga diberikan kepada kepala daerah di wilayah Madura, pemilik kapal, serta operator kapal penolong yang terlibat dalam proses penyelamatan.

"Sinergi antardaerah seperti ini sangat penting dalam mempercepat penyelamatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Menhub.

Posko Terpadu Dibuka di Pelabuhan Tanjung Perak

Usai meninjau lokasi di Sumenep, Dudy melanjutkan perjalanan ke Surabaya untuk memantau penanganan melalui Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II yang berada di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak.

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi seluruh unsur yang menangani kecelakaan sekaligus pusat layanan bagi korban dan keluarga penumpang.

Selain mendukung koordinasi, posko juga memberikan layanan pemulihan, penanganan medis awal, pendataan ulang korban, hingga penyampaian informasi resmi kepada keluarga.

"Posko Terpadu di Terminal GSN Tanjung Perak telah siap beroperasi sebagai pusat layanan bagi penumpang dan keluarga korban yang terdampak. Kami juga akan terus menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala setelah seluruh data selesai diverifikasi," papar Menhub.

Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli

KMP Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di Perairan Utara Sumenep, Laut Jawa.

Informasi mengenai insiden diterima sekitar pukul 08.30 WIB. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kemudian melalui SROP Kalianget segera menyiarkan informasi kecelakaan kapal dan berkoordinasi dengan Basarnas untuk melaksanakan operasi pencarian serta pertolongan.

Kementerian Perhubungan juga mengerahkan kapal patroli KPLP KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian serta menyiapkan KN Masalembo sebagai dukungan operasi.

Upaya evakuasi turut diperkuat dengan bantuan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi, yakni TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura, sehingga proses penyelamatan dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online