Puncak Haji 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapan Armuzna
Puncak haji 2026 segera dimulai. Simak jadwal Armuzna, tahapan wukuf di Arafah, dan tips persiapan jemaah haji.
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019)./ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Lembaga-lembaga negara tidak boleh alergi terhadap kritik, meskipun telah mencatatkan berbagai pencapaian. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato di depan Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (16/8/2019).
Presiden menjelaskan semua lembaga negara harus memiliki kesamaan visi yang dihidupkan dalam setiap pekerjaan. Selain itu, lembaga-lembaga negara harus membuat karya-karya nyata agar menjadi institusi yang kuat dan berwibawa.
Kepala Negara menjabarkan beberapa pencapaian yang ditorehkan lembaga-lembaga negara di antaranya adalah sosialisasi empat konsensus kebangsaan yang gencar oleh MPR. Lalu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dinilai telah berhasil menyelesaikan pembahasan 15 Rancangan Undang-Undang (RUU) sesuai fungsi legislasi.
Selain itu, Jokowi pun menjabarkan berbagai pencapaian dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY).
Terkait berbagai pencapaian tersebut, Presiden menyatakan bahwa lembaga-lembaga negara tidak boleh cepat berpuas diri.
"Segala pencapaian dari lembaga-lembaga negata tersebut adalah modal kita bersama untuk menghadapi tantangan masa depan. Kita tidak boleh cepat berpuas diri," ujar Jokowi.
Selain itu, lembaga-lembaga negara perlu saling mengingatkan dan saling membantu dalam menjalankan pemerintahan. Presiden menekankan bahwa pemerintah dan lembaga-lembaga negara tidak boleh anti kritik.
"Kita tidak boleh alergi terhadap kritik. Bagaimana pun kerasnya kritik itu, harus diterima sebagai wujud kepedulian, agar kita bekerja lebih keras lagi memenuhi harapan rakyat kita," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Puncak haji 2026 segera dimulai. Simak jadwal Armuzna, tahapan wukuf di Arafah, dan tips persiapan jemaah haji.
Disdikpora Kota Jogja memperkuat pembinaan Pemuda Pelopor dan program YES BOSS untuk mencetak generasi muda inovatif dan berdaya saing.
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.
WhatsApp menghadirkan fitur username yang memungkinkan pengguna mengobrol tanpa membagikan nomor telepon. Reservasi dibuka mulai pekan ini.
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 30 Juni 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.