Cucu Tito Karnavian Ikut Tampil dalam Pengibaran Bendera HUT RI di Istana

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyampaikan materi seminar dalam acara seminar yang digelar di Fakultas Hukum UII, Jalan Tamansiswa, Jogja, Sabtu (31/03/2018). Harian Jogja - Desi Suryanto
26 Juli 2019 14:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Cucu Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian, Rangga Wirabrata Mahardika, 16, aka terlibat dalam peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-74 Tahun Indonesia, Sabtu (17/7/2019). Ia akan mengambil bagian dalam prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih di Istana Presiden.

"Saya bangga bisa bergabung dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2019," ujar Rangga kepada Antara dalam kegiatan pelatihan Paskibraka tingkat nasional di Auditorium Wisma Kemenpora Jakarta, Jumat (26/7/2019) siang.

Putra dari pasangan Irwan Anwar dan Dwi Wahyuni itu merupakan cucu kelima dari Jenderal Tito Karnavian yang berhasil lolos seleksi Paskibraka mewakili Provinsi Jawa Barat bersama rekannya, Fara El Diba.

Pelajar SMA President Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, itu menyisihkan 1.800 peserta tingkat Kabupaten Bekasi pada proses seleksi Mei 2019.

Rangga yang bercita-cita menjadi polisi, juga berhasil menyisihkan 80 peserta seleksi yang mewakili sejumlah daerah di Jawa Barat.

"Pada seleksi nasional, saya masuk 36 besar untuk dipilih dua perwakilan dari Jabar. Saya lolos bersama Fara," katanya.

Rangga berharap kesempatan bergabung di Paskibraka bisa memuluskan langkahnya membanggakan orang tua, hingga kelak berprofesi yang sama dengan sang kakek maupun ayahnya.

"Saya ingin banggakan keluarga jadi polisi," kata Rangga.

Rangga kini bergabung bersama 68 tim Paskibraka formasi 2019 dari 34 provinsi untuk menjalani pelatihan di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON), Cibubur, mulai 26 Juli hingga 23 Agustus 2019.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni'am Sholeh, memastikan parameter rekrutmen peserta Paskibraka didasari atas pertimbangan pendekatan kompetensi, kemampuan, fisik, kemampuan baris berbaris, stabilitas emosi serta mampu bekerja sama.

"Parameternya prestasi dan pemenuhan syarat tanpa embel-embel kedekatan apapun, beragam latar belakang dari cucu Kapolri hingga anak TKW (Tenaga Kerja Wanita)," katanya.

Sumber : antara