OJK: Net Sell Asing Mulai Mereda, Pasar Modal RI Kian Stabil
OJK menyebut tekanan jual investor asing di pasar modal mulai mereda dan menyiapkan reformasi untuk meningkatkan daya saing serta kepercayaan investor.
Gedung KPK/JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA- Jumlah pendaftar calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (2/7/2019) telah mencapai 133 orang pada dua hari menjelang penutupan pendaftaran.
"Jadi kita melihat satu perkembangan yang meningkat dari hari pertama," kata anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Hendardi di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta pada Selasa (2/7/2019).
Menurut Hendardi, hal itu sesuai dengan perkiraan panitia bahwa pada menjelang hari-hari terakhir akan banyak orang yang mendaftar sebagai calon komisioner KPK.
Hendardi mengatakan 4 Juli adalah hari terakhir waktu pendaftaran.
"Apakah akan ada perpanjangan atau tidak, kami akan lihat pada hari terakhir," kata Hendardi.
Sebelumnya, tiga hari sebelum penutupan pendaftaran capim KPK pada Senin (1/7/2019), terdapat 93 orang yang telah mendaftar.
Puluhan pendaftar itu sebagian besar berprofesi sebagai dosen maupun pengacara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK menyebut tekanan jual investor asing di pasar modal mulai mereda dan menyiapkan reformasi untuk meningkatkan daya saing serta kepercayaan investor.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M