Advertisement

Pakistan Umumkan Perang Terbuka Lawan Afghanistan

Jumali
Jum'at, 27 Februari 2026 - 09:37 WIB
Jumali
Pakistan Umumkan Perang Terbuka Lawan Afghanistan Ilustrasi ledakan. - Shutterstock

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pakistan mendeklarasikan perang terbuka terhadap Afghanistan seusai eskalasi konflik di perbatasan kedua negara mencapai titik paling tegang. Serangan udara dilaporkan mengguncang Kabul dan Kandahar pada Jumat dini hari.

Menteri Pertahanan Khawaja Asif menyatakan Islamabad resmi memasuki fase konfrontasi terbuka dengan rezim Taliban.

Advertisement

"Kesabaran kami telah mencapai batasnya. Sekarang ini adalah perang terbuka antara kami dan Anda," tegas Khawaja Asif sebagaimana dikutip dari Agence France-Presse.

Serangan Udara ke Kabul dan Kandahar

Militer Pakistan mengonfirmasi telah melancarkan operasi udara yang menargetkan aset pertahanan Taliban di Kabul, Paktia, dan Kandahar. Menteri Informasi Attaullah Tarar menyebut operasi tersebut sebagai respons atas upaya pasukan Afghanistan merebut sejumlah pos militer di sepanjang Garis Durand.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi menegaskan Pakistan tidak akan membiarkan kedaulatan wilayahnya diganggu.

Di pihak Afghanistan, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengakui adanya pemboman, tetapi mengeklaim tidak terdapat korban jiwa. Ia juga menyatakan pasukan Afghanistan melakukan operasi balasan di wilayah perbatasan Helmand dan Kandahar.

Klaim Korban yang Berbeda

Data korban dari kedua pihak menunjukkan perbedaan signifikan.

Versi Pakistan menyebut 133 anggota Taliban tewas dan lebih dari 200 lainnya luka-luka. Sebanyak 27 pos militer Afghanistan dilaporkan hancur dan sembilan pos lainnya berhasil dikuasai.

Sebaliknya, Afghanistan mengklaim 55 tentara Pakistan tewas serta 15 pos militer berhasil direbut di sepanjang perbatasan.

Akar Konflik dan Gagalnya Diplomasi

Konflik ini berakar pada tuduhan Pakistan terhadap Afghanistan yang dianggap melindungi kelompok militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP). Pemerintah Afghanistan membantah dan justru menuding serangan udara Pakistan kerap menyasar warga sipil.

Perang terbuka ini juga menandai runtuhnya kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dimediasi oleh Qatar dan Turki pada Oktober 2025.

Upaya diplomasi di Doha, Istanbul, hingga Riyadh tidak membuahkan hasil permanen. Dengan deklarasi perang terbuka ini, ketegangan Pakistan dan Afghanistan berpotensi memicu dampak luas di kawasan Asia Selatan seusai jalur dialog resmi dinyatakan tertutup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal SIM Keliling di Sleman Jumat 27 Februari 2026, Cek Lokasinya

Jadwal SIM Keliling di Sleman Jumat 27 Februari 2026, Cek Lokasinya

Sleman
| Jum'at, 27 Februari 2026, 07:57 WIB

Advertisement

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

Korea Selatan Beri Bebas Visa Grup bagi Turis Indonesia

Wisata
| Kamis, 26 Februari 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement