Penipuan Kripto di Sukoharjo Raup Rp41 Miliar, 11 WNA Jadi Tersangka
Polda Jateng membongkar sindikat penipuan daring berkedok investasi kripto di Sukoharjo. Sebanyak 39 tersangka diamankan, termasuk 11 WNA.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa rencana implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat lanjut usia (lansia) saat ini masih berada pada tahap pematangan konsep.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, pemerintah belum masuk pada fase pelaksanaan karena sejumlah aspek teknis masih terus dibahas secara mendalam.
“Ya, itu baru mematangkan konsep,” ujar Gus Ipul usai menghadiri pertemuan dengan Perhimpunan Jiwa Sehat di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (26/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menanggapi perkembangan rencana MBG untuk lansia, menyusul pertemuannya dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama yang tengah dimatangkan adalah skema distribusi makanan bergizi melalui Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Nantinya, dapur SPPG akan menyiapkan makanan yang kemudian disalurkan kepada lansia melalui petugas Kementerian Sosial, kelompok masyarakat (pokmas), serta tenaga pendamping atau caregiver.
“Direncanakan seperti itu, tetapi kami masih mematangkan dulu supaya nanti dapurnya bisa lebih banyak dan menjangkau lebih luas,” jelasnya.
Gus Ipul juga mengungkapkan, pemerintah menargetkan cakupan penerima manfaat MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas dapat diperluas secara signifikan. Jika saat ini program serupa baru menjangkau sekitar 100 ribu lansia dan 36 ribu penyandang disabilitas, ke depan jumlah tersebut diharapkan meningkat drastis.
“Harapan kami bisa menjangkau antara 300 ribu sampai 500 ribu penerima manfaat. Tapi sekali lagi, semua ini masih dalam tahap perencanaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gus Ipul menegaskan bahwa penetapan penerima manfaat MBG akan dilakukan melalui mekanisme asesmen berbasis data milik Kementerian Sosial dan pemerintah daerah. Data tersebut kemudian disahkan oleh kepala daerah sebelum diserahkan kepada Badan Gizi Nasional sebagai dasar pelayanan di SPPG.
Adapun sasaran utama program ini adalah lansia berusia di atas 75 tahun yang tinggal seorang diri, serta penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan akses dalam pemenuhan kebutuhan gizi harian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Jateng membongkar sindikat penipuan daring berkedok investasi kripto di Sukoharjo. Sebanyak 39 tersangka diamankan, termasuk 11 WNA.
Janice Tjen siap bangkit di WTA 125 Birmingham Terbuka 2026 setelah musim tanah liat yang menantang. Simak jadwal pertandingan Janice Tjen selengkapnya di sini.
KAI Commuter Area 6 Yogyakarta layani 159.755 penumpang selama libur panjang. Stasiun Tugu jadi titik tersibuk. Simak rincian operasional selengkapnya di sini.
Update harga emas Antam hari ini, Selasa 2 Juni 2026. Harga emas 1 gram turun ke Rp2.774.000. Cek daftar harga lengkap dan ketentuan pajak buyback di sini.
Daftar 10 negara dengan cadangan logam tanah jarang terbesar di dunia. China masih dominan, sementara Brasil dan Australia terus mengejar.
BRIN meminta maaf setelah unggahan Hari Lahir Pancasila menampilkan Garuda Pancasila yang tidak sesuai ketentuan resmi.