Advertisement
Kasus TBC Malaysia 2026 Naik, Sabah Tertinggi
Skrining TBC / Ilustrasi Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Malaysia mengeluarkan peringatan dini menyusul lonjakan kasus tuberkulosis (TBC) pada awal 2026. Berdasarkan data epidemiologi hingga Minggu ke-6, jumlah infeksi tercatat mencapai 3.161 kasus di seluruh negeri.
Melalui Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH), otoritas kesehatan mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama seusai aktivitas sosial meningkat selama Ramadan, seperti bazar dan kegiatan buka puasa bersama.
Advertisement
Sabah Catat Kasus Tertinggi
Dari distribusi kasus, Sabah menjadi wilayah dengan angka tertinggi yakni 755 kasus atau 23,88% dari total nasional. Disusul Selangor dengan 596 kasus dan Sarawak sebanyak 332 kasus.
BACA JUGA
MOH menegaskan bahwa bakteri penyebab TBC, Mycobacterium tuberculosis, tidak menyebar secepat virus influenza atau Covid-19. Penularan umumnya terjadi melalui paparan yang lama dan berulang, khususnya di ruang tertutup dengan ventilasi buruk.
"Risiko penyebaran meningkat ketika masyarakat berada dalam ruangan tertutup, padat, dan minim ventilasi, terutama jika terdapat individu dengan TBC aktif yang belum menjalani pengobatan," tegas juru bicara MOH sebagaimana dikutip dari Malay Mail.
Aktivitas Ramadan dan Deteksi Dini
Pemerintah menekankan Ramadan bukan penyebab langsung peningkatan kasus. Namun, intensitas kerumunan dapat memperbesar potensi kontak dengan individu terinfeksi.
Untuk menekan risiko penularan TBC di Malaysia, masyarakat diimbau:
- Menerapkan etika batuk dan bersin dengan benar.
- Menjaga sirkulasi udara dan ventilasi ruangan.
- Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk lebih dari dua minggu.
Gejala TBC aktif meliputi batuk berdahak lebih dari tiga minggu—kadang disertai darah—nyeri dada, demam, keringat malam, hingga penurunan berat badan drastis.
Pendekatan berbasis kesadaran komunitas dinilai krusial agar aktivitas sosial tetap berjalan aman dan sehat, serta mencegah lonjakan kasus TBC Malaysia 2026 semakin meluas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Iran Klaim Sukses Luncurkan Rudal Hipersonik Operasi Janji Sejati 4
- Ahli Onkologi Ungkap Fakta Skincare yang Picu Risiko Kanker
- ASN di DIY Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
- Dispusip Sleman Dukung Kualitas Literasi Tanpa Anggaran
- Marc Klok Tegaskan Pentingnya FIFA Series 2026 Bagi Timnas Indonesia
- PBSI Evaluasi Kegagalan Tim Bulu Tangkis Indonesia di All England 2026
- Warga Sleman Siap-siap, Bakal Ada 1.000 Sambungan Jargas Baru
Advertisement
Advertisement









