Advertisement
Polisi Terus Selidiki Ambulans Bagi-Bagi Amplop ke Perusuh
Polisi menggiring para tersangka pelaku kericuhan pada Aksi 22 Mei saat gelar perkara di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (23/5/2019). - Antara/Indrianto Eko Suwarso
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Polisi terus menginvestigasi dugaan keterlibatan ambulans yang dipakai untuk membagikan amplop berisi uang kepada perusuh 21—22 Mei 2019.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan ada dua ambulans yang ditemukan polisi diduga terlibat dalam kerusuhan. Pertama adalah ambulans yang menyediakan logistik berupa senjata berbahaya seperti batu, molotov, dan bambu runcing.
Advertisement
“Ada juga ambulans di Wahid Hasyim, keluar itu massa bagikan amplop sedang kami investigasi mendalam,” kata Iqbal di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).
Sebelumnya Kepolisian Daerah Jakarta Raya menyebarkan video detik-detik ambulans milik Partai Gerindra memberikan uang ke para pendemo kerusuhan 22 Mei di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, depan kantor Badan Pengawas Pemilu.
Video dari CCTV Bali Tower itu terekam kerumuman massa berbaju putih berkumpul mengitari mobil putih berlogo Gerindra.
Sementara itu akun Instagram @TMCpoldametro membagikan video yang tertulis pendemo menerima amplop untuk melakukan provokasi.
“22 Mei 2019, pukul 01.57 WIB. Pemberian Amplop uang pada perusuh,” tulis @TMCPoldaMetro dalam instastory, Sabtu (25/5/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Event Jogja 2 April 2026, dari Tulus hingga Kirab Budaya
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
Advertisement
Advertisement









