Polisi Terus Selidiki Ambulans Bagi-Bagi Amplop ke Perusuh

Polisi menggiring para tersangka pelaku kericuhan pada Aksi 22 Mei saat gelar perkara di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (23/5/2019). - Antara/Indrianto Eko Suwarso
12 Juni 2019 05:57 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Polisi terus menginvestigasi dugaan keterlibatan ambulans yang dipakai untuk membagikan amplop berisi uang kepada perusuh 21—22 Mei 2019.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan ada dua ambulans yang ditemukan polisi diduga terlibat dalam kerusuhan. Pertama adalah ambulans yang menyediakan logistik berupa senjata berbahaya seperti batu, molotov, dan bambu runcing.

“Ada juga ambulans di Wahid Hasyim, keluar itu massa bagikan amplop sedang kami investigasi mendalam,” kata Iqbal di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

Sebelumnya Kepolisian Daerah Jakarta Raya menyebarkan video detik-detik ambulans milik Partai Gerindra memberikan uang ke para pendemo kerusuhan 22 Mei di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, depan kantor Badan Pengawas Pemilu.

Video dari CCTV Bali Tower itu terekam kerumuman massa berbaju putih berkumpul mengitari mobil putih berlogo Gerindra.

Sementara itu akun Instagram @TMCpoldametro membagikan video yang tertulis pendemo menerima amplop untuk melakukan provokasi.

“22 Mei 2019, pukul 01.57 WIB. Pemberian Amplop uang pada perusuh,” tulis @TMCPoldaMetro dalam instastory, Sabtu (25/5/2019).

Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyebarkan video detik-detik ambulans milik Partai Gerindra memberikan uang ke para pendemo kerusuhan 22 Mei di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Tepatnya di depan kantor Bawaslu RI. Video diunggah 
PUSAT INFORMASI ANTI HOAX pada 26 Mei 2019.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia