Angin Kencang Terjang Klaten, Tower Seluler Roboh dan Ganggu Listrik
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Kondisi KM Makmur usai ditabrak kapal tanker di perairan perbatasan Indonesia-Singapura./Ist-Okezone
Harianjogja.com, PALU--Sebuah kapal bernama KM Lintas Timur yang membawa 20 penumpang, dilaporkan tenggelam di perairan Banggai Laut, Sulawesi Tengah, pada Selasa (4/6/2019).
"Satu orang penumpang berhasil diselamatkan, dan 19 lainnya masih dalam upaya pencarian," kata Kepala Kantor SAR Palu Basrano di Palu kepada jurnalis Selasa malam.
Ia mengatakan bahwa pihaknya langsung menurunkan tim pencari dan penyelamatan segera setelah menerima laporan kejadian pada Selasa sekitar pukul 16.30 Wita. "Kami sudah menurunkan tim rescue dari Pos SAR Luwuk pada pukul 17.00 Wita," ujarnya.
Basrano mengaku belum mendapatkan data rinci mengenai kapal tersebut, khususnya terkait rute pelayaran dan tonase kapal, lokasi kejadian serta waktu kejadian serta penyebabnya.
"Informasi yang kami dapatkan dari seorang petugas KPLP Luwuk bernama Ilyas Djafar, salah seorang penumpang kapal nahas itu bernama Yakob berhasil diselamatkan awak kapal NV. Nurbayaksar dan mengevakuasinya ke darat," ujarnya.
Para petugas masih mengumpulkan informasi mengenai kejadian tersebut dari penumpang yang selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.