Jokowi Menang, PDIP Bersyukur

Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP selepas menghadiri acara HUT Megawati Soekarnoputri, Grand Sahid Jaya, Rabu (23/1/2019) - Bisnis/Aziz Rahardyan
21 Mei 2019 10:42 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Pasangan Jokowi-Amin memenangi pilpres 2019 dengan perolehan suara 55,50% dengan selisih suara di atas 16,9 juta. Sekjen PDI Perjuangan yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengaku bersyukur.

"Kami mensyukuri kemenangan ini. Inilah kemenangan rakyat. Namun kami ingin tegaskan, bahwa pemilu hanyalah alat mencari pemimpin. Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin adalah Presiden dan Wapres kita semua. Pemimpin seluruh rakyat Indonesia. Pemimpin yang melekat dengan tanggung jawab bagi kemajuan seluruh negeri, seluruh warga Indonesia tanpa membeda-bedakan warga negara atas dasar pilihan politiknya, suku, agama, jenis kelamin, status sosial, karena semua warga negara adalah sama," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/5/2019).

Dikatakan, PDI Perjuangan yang selama ini menjadi bagian dari Tim Kampanye Nasional 01 percaya, bahwa pilihan rakyat tersebut terjadi karena rahmat Tuhan Yang Maha Esa bagi bangsa dan negara Indonesia sehingga pemilu dapat berjalan dengan baik, aman, demokratis dan damai.

"Ibu Megawati Soekarnoputri secara khusus memberikan selamat kepada Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Kepada Pak Jokowi, beliau secara khusus berharap agar pada periode kedua ini, tidak hanya perhatian yang begitu besar bagi pembangunan manusia Indonesia yang menjadi skala prioritas utama. Ibu Megawati juga berpesan agar kekuasaaan harus sepenuhnya diabdikan bagi kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” kata Hasto.

 Sebab, periode kedua bagi Jokowi ini memberikan basis legitimasi kekuasaan yang lebih besar. Dengan dukungan lebih dari 60 persen di DPR RI, maka penerintahan tidak hanya lebih solid, kuat, dan efektif. Dengan kuatnya dukungan rakyat dan parlemen, maka gagasan mewujudkan Indonesia yang lebih berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan akan dapat dicapai melalui perjuangan bersama.

“Syaratnya semua bersatu dan mengelola kekuasaan negara dengan cara gotong royong,” tukasnya.

Dikatakan, PDI Perjuangan meyakini bahwa kepemimpinan Jokowi dan KH Ma'ruf Amin akan menempatkan konsolidasi politik nasional, dengan semangat rekonsiliasi, merangkul seluruh komponen bangsa sesuai semangat Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda, yang menjadi penopang utama dalam proses menuju kemerdekaan Indonesia.

Hasto menambahkan, pemilu 2019 telah menunjukkan capaian peradaban demokrasi Indonesia sehingga pemilu berjalan demokratis dengan partisipasi rakyat yang begitu tinggi, lebih dari 80 persen.

“Selamat untuk seluruh rakyat Indonesia yang telah hadir sebagai benteng demokrasi Pancasila,” tambah Hasto.

Sumber : Bisnis.com