Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah pada Rabu (10/4/2019). /Suara.com-Irwan Febri Rialdi
Harianjogja.com, JAKARTA- Klaim kubu Prabowo Subianto menang Pilpres berdasar hasil real count internal disindir lembaga survei.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, menyindir Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang mengklaim menang Pilpres 2019 berdasarkan real count internal Badan Pemenangan Nasional.
Sindiran Yunarto tersebut dialamatkan secara langsung melalui balasannya pada kicauan Prabowo di Twitter.
"Dicurangi saja masih menang 62 persen ya pak?" cuit Yunarto melalui akun Twitter @yunartowijaya, seperti dikutip Suara.com, Kamis (18/4/2019).
Adapun cuitan Prabowo yang disindir Yunarto tersebut, berisikan tentang ungkapan Prabowo soal adanya hal-hal yang merugikan kubunya, sepanjang pelaksanaan pemungutan suara pada Rabu (17/4/2019).
"Pada proses pemilu kali ini banyak kejadian yang merugikan pihak 02. Banyak kertas suara yang tidak sampai. Banyak surat suara yang tidak sampai. Banyak TPS yang buka terlambat. Banyak yang tidak dapat undangan. #kawalkotaksuara," tulis Prabowo melalui akun Twitter @prabowo.
Sebelumnya, Prabowo Subianto mengatakan bahwa dirinya unggul 55,4 persen berdasarkan exit poll di 5.000 TPS.
"Hasil exit poll di lima ribu TPS menunjukkan hasil kita menang 55,4 persen. Dan hasil quick count kita menang 52,2 persen. Mohon semua relawan untuk mengawal kemenangan kita di semua TPS," ucapnya.
Untuk diketahui, Rabu (17/4/2019) malam, Prabowo memberikan pidato yang mengklaim menang Pilpres 2019 dengan perolehan suara mencapai 62 persen.
Ia mengatakan, 62 persen perolehan suara itu berdasarkan perhitungan riil serta exit poll BPN Prabowo – Sandiaga Uno. Setelah memberikan pidato itu, Prabowo memastikannya dengan melakukan sujud syukur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.