Pelatih Panjat Tebing Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, 5 Korban Atlet
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Calon Presiden dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan nomor urut pasangan calon untuk pemilihan Presiden 2019, di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018)./Reuters-Darren Whiteside
Harianjogja.om, JAKARTA--Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mendeklarasikan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2014, Kamis (18/4) sore.
Namun, Prabowo meminta kepada seluruh pendukung untuk tidak bersikap berlebihan. Ia mengatakan, berdasarkan real count tim suksesnya, Prabowo – Sandiaga sudah mengungguli Jokowi – Maruf Amin dengan 62% suara pemilih.
Deklarasi kemenangan itu disampaikan Prabowo lebih cepat, karena ia mengklaim sudah banyak upaya mencurangi jumlah suara di daerah.
"Kami mohon janganlah kemenangan yang kita peroleh dengan izin Maha Kuasa, menjadikan kita bersikap jemawa dan sikap lain yang berlebihan," kata Prabowo saat konferensi pers di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Justru Prabowo mengungkapkan, momen kemenangannya tersebut menjadi waktu yang tepat untuk mempererat persatuan Indonesia.
Prabowo mengutip perkataan yang pernah disampaikan Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi kalau rantai yang putus harus segera disambung kembali.
"Inilah saat yang tepat bagi kita semua anak bangsa untuk segera saling mempererat persaudaraan kita seperti disampaikan oleh Pak Jokowi agar rantai yang putus segera disambung kembali," ujarnya.
"Sudah tentu saya dan saudara Sandiaga Uno akan tetap bersahabat dengan Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin dan semua jajaran 01 semuanya adalah saudara-saudara kita," sambungnya.
Prabowo menyampaikan, dirinya akan menjadi presiden bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dirinya meminta kepada seluruh masyarakat untuk saling bahu membahu demi memajukan negara Indonesia.
"Kami akan jadi presiden dan wakil presiden untuk seluruh rakyat Indonesia. Demi kejayaan dan kelestarian seluruh bangsa Indonesia dan NKRI kita yang kita cintai berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.