BPN Ungkap Kelemahan Jokowi dalam Debat Keempat

Kiri-Kanan : Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sudirman Said, Cawapres Sandiaga Uno, dan Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat (29/3/2019) - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
30 Maret 2019 04:17 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Debat keempat calon presiden akan digelar pada 30 Maret. Debat ini akan membahas tema ideologi, pertahanan, keamanan, pemerintahan, dan hubungan internasional. Salah satu kelemahan pemerintahan Joko Widodo adalah tidak menghadirkan  kepemimpinan yang efektif.

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said mengatakan bahwa Jokowi tidak bisa mengendalikan keadaan, terutama dari sisi pemerintahan yang bersih.

“Pemerintahan itu gagal karena lebih dari 100 kepala daerah tertangkap KPK [Komisi Pemberantasan Korupsi] dan satu persatu orang di lingkaran beliau Novanto, ketua umum partai [terjerat korupsi],” katanya di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Sudirman menjelaskan bahwa dalam hubungan internasional Indonesia tidak berperan aktif. Ini terlihat Jokowi yang tidak pernah menghadiri sidang di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Kemudian banyak forum-forum Internasional yang ditinggal. Kemudian kepimpinan di Asean kita menurun padahal sembilan negara Asean itu berharap Indonesia menjadi semacam ketua kelas,” jelasnya.

Dari sisi pertahanan, mantan Menteri ESDM ini menyoroti betapa terbatasnya kemampuan alutsista dan logistik. Ini menjadi salah satu perhatian serius calon presidennya, Prabowo Subianto.

Meski banyak memiliki kekurangan, Sudirman memastikan Prabowo tidak akan tampil menyerang apalagi personal Jokowi.

“Prabowo merasa yakin sekali debat itu bukan menjatuhkan lawan. Debat itu memberikan penjelasan kepada publik,” ucapnya.

Sumber : Bisnis.com