Advertisement
Warga Geger Ular Kobra 1 Meter Ditemukan di Mesin Cuci
Ilustrasi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, KOTAWARINGIN BARAT - Seekor ular kobra warna hitam dengan panjang satu meter dan berat setengah kilogram membuat geger warga Jalan GM Arsyad, RT 18 Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Senin (18/2/2019). Ular berbahaya itu masuk ke dalam mesin cuci di dalam rumah Taufik Rahman.
Taufik mengaku ular kobra itu pertama kali ditemui istrinya. “Awalnya istri saya mau memcuci baju. Tapi melihat di bawah mesin cuci ada warna hitam. Dan ternyata ular. Dia langsung teriak. Kemudian saya dan warga mengangkat mesin cuci itu keluar rumah dan saya langsung melapor ke Mako Damkar Kobar," ujar Taufik.
Advertisement
Petugas Damkar Kobar, Rizki Dwi Fachrozi menjelaskan, sekira pukul 13.00 WIB warga bernama Taufik Rahman melapor adanya ular di dalam mesin cuci. Saat itu mesin cuci sudah diangkut keluar rumah.
“Kemudian kami langsung menuju TKP dan mengevakusai dengan alat seadanya menggunakan kayu. Sekira pukul 13.45 WIB ular bisa kita evakuasi dan kita bawa ke Mako Damkar Kobar,” ujar Rizki.
BACA JUGA
Dia melanjutkan, rencananya ular tersebut akan diserahkan ke BKSDA SKW 2 Kalimantan Tengah di Pangkalan Bun bersamaan dengan penyerahan ular piton sepanjang tiga meter yang diamankan pada Minggu malam di atas plafon rumah warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Food Bank Jogja 2026 Diperkuat, Lahan Tersisa 16 Hektare
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Liga Inggris Pekan ke-27: Tottenham vs Arsenal Jadi Sorotan
- Patroli Blue Light Ramadan Jogja, Polisi Antisipasi Perang Sarung
- Gempa Magnitudo 2,0 Pacitan Terjadi Pagi Ini
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 21 Februari 2026
- Aksi Bersih Pasar Wates Jadi Edukasi Pengelolaan Sampah
- Jadwal KA Bandara YIA 21 Februari 2026 dan Tarif Tiketnya
- Puluhan KK di Jogja Buang Limbah ke Sungai, Ini Kata Wali Kota
Advertisement
Advertisement







