Harga BBM Hari Ini Kamis 24 September 2026, Pertamax Tetap
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Menkopolhuman Wiranto/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Masyarakat diminta tak menggelar demonstrasi terkait polemik pembakaran bendera tauhid.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengimbau semua pihak untuk tidak terpancing emosi soal kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang dilakukan anggota Banser NU saat peringatan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat. Wiranto juga minta pada kelompok masyarakat untuk tidak melakukan aksi demonstrasi untuk menyikapi kasus tersebut.
"Kalau saya bilang silakan selesaikan dengan cara hukum, bukan dengan demo, adu domba, cara emosi. [Harus] dengan cara Islami, dengan cara ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, semangat tabayyun," ujar Wiranto di Kementerian Sekretaris Negara, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).
Hal ini menyusul Aksi Bela Tauhid yang akan dilaksanakan di depan gedung Menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/10/2018).
Wiranto menyebut untuk menyikapi kasus tersebut haruslah dengan cara Tabayyun, bukanlah melakukan demonstrasi yang dapat merugikan bangsa. Adapun tabayyun kata Wiranto merupakan kewenangan kepolisian.
"Tabayyun itu mencari kebenaran, kebenaran ini ada di wilayah hukum bukan di wilayah demonstrasi, bukan di wilayah marah, bukan di wilayah kemudian mobilisasi orang-orang untuk kemudian bergerak, ini kan rugikan bangsa," kata dia.
Lebih lanjut, Wiranto berharap tidak ada lagi kegaduhan pasca adanya aksi pembakaran bendera tauhid di Garut. Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan semangat persaudaran yang bertujuan untuk menjaga persatuan bangsa.
"Kita sudah melakukan pendekatan jangan, jangan dan jangan, negeri ini milik kita semua, kalau negeri gaduh yang rugi juga kita, mari kita sama-sama semangat ukhuwah, semangat tabayyun. Kita tenangkan negeri, kita jaga negeri, milik bersama, masa kita mau bikin ribet sendiri," tandasnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan polisi menerima surat pemberitahuan dari perwakilan massa yang akan melaksanakan aksi tersebut.
"Surat pemberitahuan sudah kita terima untuk besok jam 13.00 WIB di Menko Polhukam sasarannya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (25/10/2018).
Dari surat pemberitahuan, kata Argo estimasi massa yang akan datang dalam Aksi Bela Tauhid mencapai sekitar seribu orang.
"Titik kumpul di Patung Kuda. Sekitar 1000 orang yang akan melaksanakan kegiatan sesuai dengan surat pemberitahuan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
BGN menguji model MBG prasmanan di lebih dari 60 dapur untuk menjaga makanan tetap hangat, segar, dan mengurangi sisa makanan.
Ledakan mengguncang ruko San Antonio Pakuwon City Surabaya. Lima orang luka, sejumlah bangunan dan kendaraan rusak, penyebab diselidiki.
Harga iPhone 15 dan 16 turun Rp1,5 juta per Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18 di Indonesia.
Markas permanen Kodam XXVI/Mataram dipastikan dibangun di Godean, Sleman, sementara kantor Korem 072/Pamungkas menjadi markas sementara.
Pemerintah menargetkan investasi hilirisasi Rp3.800 triliun dalam empat tahun untuk 28 komoditas di delapan sektor.