KISAH INSPIRATIF : Berjuang Melawan Maut, Bebek Ini Undang Simpati Netizien

Clover, bebek yang dilahirkan dengan kondisi kesehatan lemah tetapi dapat bertahan hidup tengah menjadi bahan pembicaraan di internet (Mirror)
11 Oktober 2016 05:20 WIB Mediani Dyah Natalia News Share :

Kisah inspiratif mengenai Clover, bebek yang dilahirkan dengan kondisi kesehatan lemah tetapi dapat bertahan hidup.

Harianjogja.com, INGGRIS -- Bebek bernama Clover ini mendadak populer di dunia maya. Bahkan hewan ini memiliki akun pribadi Facebook.

Dikutip dari Mirror, Sabtu (8/10/2016), bebek ini mengikuti kemana saja sang pemilik, Emma Stanworth pergi. Adapun Emma dianggap sebagai ibu angkat.

Cerita Clover bermula sekitar delapan bulan lalu. Bebek ini dilahirkan kembar dalam satu telur. Kedua hewan ini dilahirkan lemah, tak lama, saudara kembar Clover mati. Emma, 21, berkomitmen merawat Clover untuk sehat.

Kepada The Sunday People, dia berkata,"Kami tidak berpikir dia akan bertahan. Kesehatannya snagat lemah dan orang-orang mengatakan untuk merelakan. Tapi aku tahu dengan merawat secara sabar dan berharap, dia dapat bertahan dan sehat," paparnya.

Sembilan bulan kemudian, Clover tumbuh menjadi bebek yang sehat dan membayar utang budi dengan kesetiaan dan perhatian.

"Aku memiliki dua burung beo, dua burung parkit, seekor anjing, seekor kucing. Aku sangat menyukai mereka semua. Tapi aku sangat hati-hati pada Clover. Dia mengikutiku saat ke toko. Jika aku membawa sesuatu, dia akan melompat untuk melihat apa yang ku bawa. Dia bahkan ikut naik bus, ke pub dan ke kolam renang. Dia mirip seekor anjing. Ketika kami pergi keluar, orang-orang senang melihat dia dan memegangnya. Ini bukanlah peristiwa yang dapat kamu lihat setiap hari. Mereka benar-benar tidak menyangka [ada bebek seperti Clover]," ungkapnya.

Emma yang tinggal di Birstall, West Yorks, ini juga membuat grup di media sosial untuk hewan kesayangan ini. Nama grup di Facebook tersebut, Clover the Duck Daily Post.

Lebih dari 300 teman dari berbagai negera memantau perkembangan bebek ini. Mereka juga menyarakan tempat-tempat yang dapat disinggahi Emma beserta Clover.

Emma adalah mahasiswa yang menempuh pendidikan perawatan hewan di kampusnya. Perempuan ini juga secara aktif mengumpulkan dana untuk Phoenix Hen Rescue, sebuah komunitas untuk mengembalikan rumah burung tersebut. Pengumpulan dana ini berupa menjual poster atau gantungan kunci.

Clover adalah bebek campuran ras Cayuga-Aylesbury. Kedua bebek ini diklasifikasikan sebagai bebek dengan ukuran besar, jadi Clover diprediksi mencapai 3,1 kilogram.

Emma tengah mempertimbangkan mengembangbiakan hewan peliharaanya ini. Namun semua ini tergantung pada Clover, apakah dia memiliki karakter seorang ibu.

"Aku tidak mau 12 Clover kecil mengikutiku," tegas dia.