Antisipasi Banjir Rob saat Nataru, Pemerintah Benahi Jalan Nasional Semarang-Demak
Kementerian PU meninggikan jalan Semarang-Demak dan membangun infrastruktur pengendali banjir untuk mengantisipasi rob jelang Nataru 2026/2027.
Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja, pada masa Libur Nataru, beberapa waktu lalu. /Dokumen Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi mobilitas masyarakat selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru) mencapai sekitar 120 juta orang. Angka tersebut melanjutkan tren peningkatan pergerakan masyarakat dalam dua periode libur akhir tahun sebelumnya.
Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana mengatakan, berdasarkan data Kemenhub, pergerakan masyarakat saat Nataru 2024/2025 tercatat lebih dari 94 juta orang. Jumlah tersebut meningkat menjadi 110 juta orang pada periode 2025/2026.
“Data di Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat di tahun 2024-2025 saat Nataru (Natal dan Tahun Baru) itu sekitar 94 juta lebih. Angka ini lalu naik di 2025-2026 menjadi 110 juta. Sekarang, prediksinya di 2026-2027, sekitar 120 juta,” kata Suntana dalam acara Nataru Mobility Expo 2026 di Sarinah, Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Menurut Suntana, peningkatan mobilitas masyarakat tersebut turut dipengaruhi kebijakan dan dukungan pemerintah di sektor transportasi. Salah satunya melalui pemberian stimulus untuk empat moda transportasi selama periode libur akhir tahun.
“Ini fakta, data, statistik, bahwa kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam langkah stimulus ekonomi disambut oleh masyarakat,” ujar Suntana.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama Nataru 2026/2027, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp883 miliar untuk program stimulus diskon transportasi.
Stimulus tersebut mencakup empat moda transportasi, yakni kereta api, pelayaran, penyeberangan, dan penerbangan. Setiap moda memiliki skema potongan atau pembebasan biaya dengan periode pemberlakuan berbeda.
Berikut rincian stimulus transportasi Nataru 2026/2027:
Pemerintah menanggung 100% Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tiket pesawat kelas ekonomi rute domestik. Insentif ini berlaku untuk periode penerbangan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Untuk moda kereta api, pemerintah memberikan diskon tiket sebesar 30% bagi kelas ekonomi komersial di Jawa dan Sumatera Utara.
Potongan harga tersebut berlaku untuk perjalanan pada 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.
Stimulus untuk transportasi laut berupa diskon 30% dari tarif dasar tiket kelas ekonomi di seluruh rute kapal penumpang.
Periode keberangkatan yang mendapatkan diskon berlangsung pada 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Pada moda penyeberangan, pemerintah memberikan pembebasan tarif jasa pelabuhan ASDP bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IV A di 14 pelabuhan.
Kebijakan tersebut berlaku selama periode 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Melalui stimulus tersebut, pemerintah berharap biaya perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun lebih terjangkau. Peningkatan mobilitas juga diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian PU meninggikan jalan Semarang-Demak dan membangun infrastruktur pengendali banjir untuk mengantisipasi rob jelang Nataru 2026/2027.
Dokter IDAI mengingatkan bahaya mandi hujan pertama setelah karhutla karena air hujan berpotensi membawa partikel dan polutan berbahaya.
Ahmad Doli Kurnia membantah terlibat dalam isu Munaslub Golkar 29 November 2026 dan menyinggung pihak internal yang disebutnya komprador.
BGN menempatkan dua mantan pejabat KPK di posisi strategis untuk memperkuat pengawasan, manajemen risiko, dan tata kelola program MBG.
BNPB mencatat 2.733 titik hotspot dan 1.430 hektare lahan belum padam hingga 7 November 2026. Papua Selatan menjadi salah satu wilayah perhatian.
Kemenhub memprediksi mobilitas masyarakat saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 mencapai 120 juta orang, didukung stimulus diskon transportasi.