Bakom RI Tegaskan Pemerintah Lawan Segala Bentuk Tindakan Makar
Bakom RI menanggapi dugaan penyadapan Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh nasional. Pemerintah menegaskan akan melawan tindakan makar.
Bencana - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyiagakan sejumlah sukarelawan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi saat hari pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad menyebut upaya antisipasi diperlukan mengingat pemungutan suara pada 14 Februari 2024 bertepatan dengan puncak musim hujan.
"Saat pemilu curah hujan cukup tinggi. Curah hujan tinggi diprediksi sampai April, puncaknya Februari," kata Noviar, Selasa (6/2/2024).
BPBD DIY, kata dia, telah meminta relawan, baik dari unsur forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang tersebar di 332 desa/kelurahan, serta Kelompok Jaga Warga yang tersebar di 3.455 pedukuhan dengan jumlah personel 62.062 orang dan Satlinmas mencapai 27.524 personel.
Noviar berharap seluruh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) beserta panitia pengawas pemilu mampu berkoordinasi dengan relawan untuk bersama mengantisipasi potensi bencana.
BACA JUGA: AirAsia Buka Rute Baru Penerbangan langsung Jakarta-Kinabalu Malaysia
"Kami merekomendasikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan pemilu kepada KPU se-DIY. Pertama KPPS dan Panwas terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh relawan siaga bencana pada saat serta pasca-pemungutan suara," ujar dia.
Selain bencana hidrometeorologi seperti cuaca ekstrem, angin kencang, banjir, dan tanah longsor, menurut dia, DIY juga memiliki potensi ancaman erupsi Gunung Merapi, yang saat ini berstatus Level III atau Siaga.
Menurut Noviar, BPBD DIY telah berkoordinasi dengan KPU agar tempat pemungutan suara (TPS) dipastikan berada di lokasi yang aman atau jauh dari risiko bencana.
Anggota KPU DIY Sri Surani mengatakan potensi bencana banjir dan munculnya genangan di TPS menjadi kewaspadaan utama saat hari pemungutan suara.
Sebagai langkah antisipasi, menurut dia, KPU DIY bersama forum PRB DIY telah mengedukasi anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), hingga KPPS terkait dengan kesiapsiagaan manakala terjadi bencana.
Sesuai dengan pendataan dan pemetaan oleh KPU DIY, terdapat 11.932 TPS yang bakal didirikan di 438 desa pada 78 kecamatan di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bakom RI menanggapi dugaan penyadapan Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh nasional. Pemerintah menegaskan akan melawan tindakan makar.
Pelatih PSIM Risto Vidakovic menilai penalti untuk Dewa United terlalu berlebihan setelah timnya kalah 1-2 di Stadion Sultan Agung.
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Kejagung menggeledah enam lokasi di Jakarta terkait dugaan korupsi nikel Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 dan menyita uang Rp11,795 miliar.