Jokowi Bawa Semua Dokumen Ijazah saat Bersaksi di PN Jakarta Timur
Jokowi hadir sebagai saksi di PN Jakarta Timur dalam perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa. Ia menyatakan membawa semua dokumen ijazah.
Foto ilustrasi penumpang kereta api, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, JOGJA— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menambah layanan perjalanan kereta api dengan menghadirkan KA Pandawa relasi Stasiun Yogyakarta–Stasiun Semarang Tawang pulang pergi (PP). Kereta tersebut mulai beroperasi pada 1 Desember 2026 dengan dua jadwal keberangkatan setiap hari dari Jogja.
Pengoperasian KA Pandawa bertepatan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026. Kehadiran layanan baru ini ditujukan untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat yang bepergian di kawasan Yogyakarta, Solo, dan Semarang.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan penambahan rute tersebut memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang hendak menuju Semarang dari Jogja maupun sebaliknya.
"Hadirnya KA Pandawa akan menambah pilihan perjalanan masyarakat dari Yogyakarta menuju Semarang maupun sebaliknya. Kami berharap penambahan ini menjadi alternatif transportasi massal yang aman dan nyaman," kata Feni di Yogyakarta, Kamis.
KA Pandawa Tersedia Dua Kali Sehari
KA Pandawa menggunakan rangkaian enam kereta kelas eksekutif dengan kapasitas total 300 tempat duduk. Dalam operasionalnya, KAI menyediakan dua perjalanan setiap hari dari Stasiun Yogyakarta.
Berikut jadwal keberangkatan KA Pandawa dari Stasiun Yogyakarta:
KA 282 Pandawa: berangkat pukul 10.50 WIB.
KA 342 Pandawa: berangkat pukul 18.35 WIB.
Kedua jadwal tersebut memberikan pilihan perjalanan pada siang dan malam hari bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Jogja menuju Semarang.
Stasiun Pemberhentian KA Pandawa
Dalam perjalanan menuju Semarang, KA Pandawa melayani pemberhentian utama di tiga stasiun, yakni:
Stasiun Yogyakarta.
Stasiun Solo Balapan.
Stasiun Semarang Tawang.
Ada tambahan pemberhentian khusus untuk perjalanan KA 342 yang berangkat pukul 18.35 WIB. Kereta tersebut juga melayani naik dan turun penumpang di Stasiun Klaten.
Dengan adanya pemberhentian tambahan tersebut, masyarakat Klaten memiliki alternatif perjalanan menuju Semarang menggunakan KA Pandawa pada jadwal keberangkatan malam.
Tiket KA Pandawa Sudah Bisa Dipesan
Masyarakat yang ingin menggunakan layanan KA Pandawa tidak perlu menunggu hingga Desember untuk memesan tiket. KAI telah membuka penjualan tiket untuk keberangkatan mulai 1 Desember 2026 sejak Minggu (1/11).
Pemesanan dapat dilakukan melalui beberapa saluran resmi, yaitu:
Aplikasi Access by KAI.
Saluran resmi penjualan tiket KAI lainnya.
Feni menjelaskan pengoperasian rute baru tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan berdasarkan masukan pelanggan.
"Pengoperasian rute baru ini merupakan wujud komitmen KAI dalam mendengarkan masukan pelanggan demi meningkatkan pelayanan yang relevan dan adaptif. Kami terus mendorong penggunaan transportasi massal yang ramah lingkungan dan tepat waktu," kata Feni.
Melalui pengoperasian KA Pandawa, KAI Daop 6 Yogyakarta menambah pilihan transportasi massal untuk menghubungkan Jogja, Solo, dan Semarang. Layanan tersebut mulai tersedia seiring penerapan Gapeka 2026 pada 1 Desember mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jokowi hadir sebagai saksi di PN Jakarta Timur dalam perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa. Ia menyatakan membawa semua dokumen ijazah.
KA Pandawa rute Jogja-Semarang beroperasi 1 Desember 2026. Simak jadwal keberangkatan, stasiun pemberhentian, dan cara pesan tiket.
Profil Irjen Slamet Uliandi, perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 yang berpengalaman di bidang reserse, siber, dan teknologi informasi.
Kemenhaj membuka seleksi Petugas Haji Daerah 2027 pada 5–10 November 2026. Simak syarat, jadwal tes CAT, dan link pendaftaran.
Pemerintah menyiapkan stimulus Rp31 triliun pada kuartal IV/2026, mulai dari bantuan pangan, BSU, hingga diskon transportasi Nataru.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, pengelola