Banjir Bandang Solok Terjang Kompleks Perkantoran Bupati

Newswire
Newswire Selasa, 22 September 2026 08:07 WIB
Banjir Bandang Solok Terjang Kompleks Perkantoran Bupati

Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi. /Antara.

Harianjogja.com, SOLOK— Sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, terdampak banjir bandang pada Senin (21/9) malam.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan sejumlah fasilitas pemerintahan bahkan terdampak parah akibat derasnya aliran air yang masuk ke kawasan perkantoran.

"Dinas PUPR, kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang termasuk DPRD terdampak parah," ujarnya di Solok, Selasa.

Kantor pemerintahan yang terdampak antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Bapelitbang hingga kawasan DPRD Kabupaten Solok.

Peralatan Kantor Terbawa Arus

Jon Firman Pandu menjelaskan banjir terjadi setelah derasnya aliran air masuk ke kawasan kompleks perkantoran. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah ruangan dan fasilitas pemerintahan terdampak.

Derasnya aliran banjir juga membuat sejumlah peralatan kantor terbawa arus hingga keluar dari ruangan.

"Umumnya karena airnya. Peralatan kantor terbawa ke luar," ujarnya.

Selain fasilitas pemerintahan, banjir bandang juga berdampak terhadap sejumlah rumah warga yang berada di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok.

Warga Terdampak Dievakuasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok bersama TNI, Polri dan BPBD langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terdampak banjir.

Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kondisi yang lebih buruk akibat banjir bandang.

"Kami juga tengah menyiapkan posko pengungsian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau terdampak banjir," kata dia.

Pemerintah daerah hingga saat ini masih melakukan pendataan terhadap jumlah rumah, fasilitas pemerintahan, dan fasilitas lainnya yang terdampak banjir bandang.

Selain mengevakuasi warga, tim gabungan juga dikerahkan untuk membersihkan material yang terbawa arus dan masuk ke kawasan Kompleks Perkantoran Bupati Solok.

Pelayanan Pemerintahan Jadi Perhatian

Dampak banjir terhadap sejumlah kantor pemerintahan menjadi perhatian pemerintah daerah karena beberapa di antaranya berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Solok mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok.

Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir, longsor, dan aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Warga juga diimbau segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi lingkungan mulai membahayakan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan kepada pemerintah nagari, kecamatan, maupun petugas penanggulangan bencana.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online