Advertisement
Prabowo Sebut Korupsi di Indonesia seperti Kanker Stadium 4
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, kamis (22/11/2018). - Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Prabowo Subianto mengibaratkan kasus korupsi di Indonesia seperti kanker stadium empat.
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menjadi pembicara dalam acara 'The World in 2019 Gala Dinner' yang diselenggarakan oleh majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt Singapura, Selasa 27 November 2018.
Advertisement
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan orang-orang cerdas dan jujur untuk membangun negara demokrasi yang sehat.
"Yang menurut saya paling mendesak, yang dibutuhkan saat ini adalah untuk membentuk sebuah tim anak bangsa yang terbaik dan paling cerdas dengan integritas tinggi untuk melakukan reformasi dan membentuk pemerintahan yang bersih dan anti-korupsi," ujar Prabowo dalam keterangan tertulis Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno yang diterima Rabu (28/11/2018).
BACA JUGA
Prabowo memaparkan, situasi di Indonesia sudah masuk darurat korupsi. Tersangka korupsi mulai dari pejabat negeara, anggota dewan, menteri hingga hakim. "Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi, yang menurut saya sudah seperti kanker stadium empat," jelasnya.
Kasus korupsi itu menurutnya memberikan pengaruh besar, terutama meningkatnya angka kemiskinan di tengah para elite yag hidup berkecukupan.
Tidak sampai di situ, sambung Prabowo, para elite di Indonesia selalu mengatakan bahwa masyarakatnya sedang baik-baik saja, padahal tidak.
"Para elite mereka berfikir bisa membeli semuanya. Rakyat Indonesia miskin maka kita berikan saja beberapa karung nasi dan mereka akan memilih saya, saya akan membeli atau menyuap semua orang," sindir Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
121 PPPK Kemenag Kulonprogo Ikuti Tes IT, DIY Jadi Pelopor Nasional
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- GAIA Semeja Asian Kitchen Hadirkan Iftar Bertema Splendid Spices
- Stok BBM Shell Sempat Kosong, Bahlil Sebut Aman
- Tunggakan Iuran BPJS Tembus Rp26,47 Triliun
- Jalan Ambles Imogiri Bantul, Akses Wisata Terganggu
- Polres Jepara Tetapkan 3 Tersangka Miras Oplosan, 6 Tewas
- Kemenhub Ungkap Kronologi Penembakan Pesawat di Boven Digoel
- Polresta Jogja Pastikan Mahasiswi Korban Jambret Tak Dipidana
Advertisement
Advertisement







