Advertisement
Mendikbud Temukan Penyebab Server UNBK Eror, Ternyata Ini Masalahnya
Siswa SMP Negeri 2 Sewon saat mengerjakan soal UNBK di hari pertama ujian, Senin (23/4/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP yang digelar tiga hari terakhir sempat diwarnai server eror.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan gangguan server saat UNBK SMP berlangsung disebabkan karena pengguna server melebihi kapasitas.
Advertisement
"Tahun ini jumlah SMP dan Tsanawiyah yang ikut UNBK meningkat menjadi 63 persen atau sebanyak 28.400 sekolah, yang sebelumnya 32 persen. Hal itu menyebabkan pengguna server berlebih dan terjadi gangguan," kata Muhadjir di Jakarta, Rabu (25/4/2018).
Dia mengatakan kelebihan pengguna terjadi pada Indonesia bagian barat yang diikuti sekitar 23.000 sekolah.
Dia pun meminta maaf tentang kejadian tersebut, sebagai bentuk evaluasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menambah kapasitas server pusat tersebut.
Kemudian ujian UNBK juga akan dimulai secara bergiliran sehingga tidak macet saat menggunakan server.
"Nanti dibagi jadi beberapa kelompok, setiap kelompok diberi jeda 10 menit mungkin sudah cukup, sehingga tidak ada lagi kejadian seperti ini," kata dia.
Dia juga mengapresiasi sekolah-sekolah menengah yang antusias mengikuti UNBK.
Dia berharap tahun depan keikutsertaan sekolah menengah akan naik hingga 80 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Advertisement
DBD Masih Endemis, Dinkes Kota Jogja Tetap Fokus Pencegahan
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- RFEF Klaim Final Piala Dunia 2030 Digelar di Spanyol
- BNPB Identifikasi 20 Korban Longsor Cisarua, 18 Jenazah Masih Diproses
- DPR Tetapkan Calon Hakim MK dan Deputi BI dalam Rapat Paripurna
- Arsenal Buru Rekor Sempurna, Reuni Emosional di Matchday Akhir
- Adies Kadir Ditetapkan sebagai Hakim MK dari Unsur DPR
- DPD RI Serap Aspirasi Jogja untuk Revisi UU Perindustrian
- Gempa Pacitan Sempat Hentikan KRL Palur-Jogja di Maguwoharjo
Advertisement
Advertisement



