Advertisement
BNPB Identifikasi 20 Korban Longsor Cisarua, 18 Jenazah Masih Diproses
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). - ANTARA FOTO - Abdan Syakura
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG BARAT—Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi tersebut telah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan identifikasi dilakukan secara bertahap seiring masuknya kantong jenazah hasil evakuasi tim SAR gabungan.
Advertisement
“Jenazah yang telah teridentifikasi sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Abdul Muhari saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Berdasarkan data sementara hingga Senin (26/1) pukul 18.30 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 38 kantong jenazah dan mengirimkannya ke pos DVI untuk proses identifikasi. Sebanyak 18 kantong jenazah lainnya hingga kini masih dalam tahap pemeriksaan.
BACA JUGA
Abdul menjelaskan, operasi pencarian dan pertolongan korban longsor kembali dilanjutkan pada Selasa (27/1) mulai pukul 08.00 WIB. Upaya pencarian diperluas dengan menambah dukungan alat berat guna menjangkau area yang belum tersentuh.
Sebanyak sembilan alat berat jenis ekskavator dikerahkan untuk menyisir sektor A dan sektor B. Sementara itu, jumlah personel tim SAR gabungan mencapai sekitar 800 orang yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, BPBD, relawan, dan instansi terkait lainnya.
Selain fokus pada pencarian korban, BNPB juga memantau kondisi pengungsian warga terdampak longsor. Hingga saat ini, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 685 jiwa yang sementara ditampung di Kantor Desa Pasirlangu.
Rincian pengungsi tersebut terdiri atas 353 jiwa yang menempati gedung olahraga desa dan 332 jiwa lainnya berada di aula desa. Seluruh lokasi pengungsian terus dipantau untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Untuk mendukung para pengungsi, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, makanan siap saji, kasur lipat, selimut, matras, serta paket perlengkapan kebersihan.
BNPB menegaskan proses pencarian korban serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan kondisi wilayah terdampak dinyatakan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
Advertisement
Advertisement








