Advertisement

7 Wilayah Siaga Hujan Lebat, Ini Peringatan BMKG

Jumali
Senin, 20 April 2026 - 10:17 WIB
Jumali
7 Wilayah Siaga Hujan Lebat, Ini Peringatan BMKG Ilustrasi hujan lebat. - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Bagi Anda yang tinggal atau beraktivitas di sejumlah wilayah Indonesia, waspadai potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi terjadi pada 20–23 April 2026 di tujuh wilayah, termasuk Aceh hingga Papua Selatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui keterangan resmi yang dilihat Senin (20/4/2026) menyebut wilayah yang masuk kategori siaga meliputi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Masyarakat di daerah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga sambaran petir.

Advertisement

BMKG menjelaskan, fenomena cuaca ini dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer global, regional, dan lokal. Secara global, kondisi El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) berada dalam fase netral, sehingga tidak menjadi pemicu utama.

Namun, penguatan angin monsun Australia yang mulai terjadi menandai transisi menuju musim kemarau, yang justru berinteraksi dengan berbagai sistem atmosfer aktif lainnya. Di antaranya Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, Mixed-Rossby Gravity (MRG), serta gelombang Kelvin yang turut memperkuat pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.

BMKG merinci, Aceh dan Sumatera Utara terdampak kombinasi MJO, Rossby Ekuatorial, dan MRG. Sementara wilayah Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Papua Selatan dipengaruhi gelombang Rossby Ekuatorial. Adapun Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan dipengaruhi gelombang Kelvin.

Selain itu, kondisi atmosfer lokal yang labil juga memperkuat pertumbuhan awan hujan di berbagai pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua. Kombinasi ini membuat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mendominasi dalam beberapa hari ke depan.

Meski demikian, BMKG menyebut tidak ada potensi angin kencang dalam periode ini. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap dampak hujan lebat, seperti genangan, longsor lokal, hingga pohon tumbang. Aktivitas di ruang terbuka juga disarankan untuk dikurangi saat terjadi hujan disertai petir.

BMKG menyarankan untuk terus memantau pembaruan prakiraan cuaca resmi serta menyiapkan perlengkapan darurat saat bepergian. Kewaspadaan dini menjadi kunci untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

SAR Kerahkan Drone dan Jetski Cari Remaja Hilang di Parangtritis

SAR Kerahkan Drone dan Jetski Cari Remaja Hilang di Parangtritis

Bantul
| Senin, 20 April 2026, 11:27 WIB

Advertisement

Jangan Salah Bawa, Ini Batas Power Bank di Kabin Pesawat

Jangan Salah Bawa, Ini Batas Power Bank di Kabin Pesawat

Wisata
| Senin, 20 April 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement