Advertisement
Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun Tewaskan 4 Orang di Probolinggo
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, PROBOLINGGO—Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Desa Malasan Wetan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (18/4/2026) malam masih dalam penyelidikan polisi. Insiden tragis ini menewaskan empat orang di lokasi kejadian dan melukai satu korban lainnya.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh pihak kepolisian. “Sedang diselidiki [penyebabnya]. Empat orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), semua korban meninggal berada di dalam mobil sedan Toyota,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Advertisement
Peristiwa ini melibatkan enam kendaraan yang melaju dalam satu jalur, mulai dari truk trailer hingga kendaraan penumpang. Berdasarkan keterangan awal saksi, kecelakaan diduga berawal dari truk trailer yang mengalami gangguan pada sistem pengereman alias rem blong saat melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo.
Lantaran tak terkendali, kendaraan tersebut kemudian menabrak sejumlah mobil di depannya secara beruntun, mulai dari sedan Toyota Limo, pikap Daihatsu Granmax, pikap lainnya, minibus Toyota Hi-Ace, hingga akhirnya berhenti setelah menghantam truk traktor head Hino yang berada di depan.
BACA JUGA
Rangkaian tabrakan itu membuat kendaraan-kendaraan yang terlibat ringsek di beberapa bagian. Dampak paling parah terjadi pada mobil sedan Toyota Limo yang ditumpangi satu keluarga.
Empat korban meninggal dunia yakni Sutrisno (60), T. Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan Giovani Malik Ibrahim (3). Seluruh korban merupakan satu keluarga asal Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Selain korban meninggal, satu pengemudi pikap bernama Muhammad Iswanto (33) mengalami luka-luka. Korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Wonolangan, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sopir truk trailer, Cecep Adi Sucipto, untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.
Polisi masih menelusuri faktor teknis kendaraan serta kemungkinan kelalaian dalam insiden yang menyebabkan korban jiwa tersebut. "Sampai saat ini masih dalam tahap penyelidikan kami terkait kemungkinan penyebab pasti kecelakaan lalu lintas ini".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km, Ratusan Guguran Lava Terekam
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Ini Hasilnya
- Bau Menyengat di Muja Muju, Bongkar Temuan Lansia Meninggal di Rumah
- Dana Nasabah Mulai Kembali, Kasus BNI Aek Nabara Dikebut
- Dari Desa ke Dunia, Pemuda Kulonprogo Diajak Bikin Wisata Viral
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini 19 April 2026, Berangkat Sejak Subuh
- Internet Tak Sekadar Hadir, Harus Dipakai di Sekolah dan Puskesmas
- OTT Kepala Daerah Terus Bertambah, Motifnya Tak Melulu Biaya Politik
Advertisement
Advertisement








