Advertisement
Roller Coaster Texas Malfungsi, 2 Penumpang Terjebak
Roller Coaster - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dua pengunjung taman hiburan di Texas terjebak di roller coaster setinggi 30 meter akibat gangguan sistem keamanan.
Insiden ini terjadi akibat gangguan teknis pada wahana roller coaster "Circuit Breaker" di taman hiburan COTALAND, dekat Austin, Texas, Rabu (17/12/2025).
Advertisement
Kereta roller coaster tersebut tiba-tiba berhenti di puncak tanjakan pertama, menyebabkan dua penumpang, Matthew Cantu (24) dan Nicholas Sanchez (20), tergantung dalam posisi hampir vertikal pada kemiringan ekstrem 90 derajat.
Berdasarkan kesaksian kedua korban kepada Fox News, dikutip Minggu (21/12/2025), mereka tidak menerima informasi yang jelas dari petugas di lokasi selama terjebak di ketinggian. Sejumlah saksi mata bahkan menyebutkan bahwa penjelasan petugas berubah-ubah, termasuk tuduhan bahwa penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman dengan benar.
BACA JUGA
Menanggapi insiden tersebut, pihak pengelola Circuit of the Americas (COTA) mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa penghentian mendadak wahana dipicu oleh aktivasi sistem keamanan otomatis.
“Sebuah sensor terpicu, menyebabkan roller coaster berhenti,” tulis pernyataan resmi COTA. Mereka menegaskan bahwa masalah teknis telah diatasi dan wahana kini dapat kembali beroperasi secara normal. Pihak manajemen juga menyatakan bahwa jeda operasional sesekali merupakan hal yang wajar pada wahana ekstrem, sembari menyampaikan permohonan maaf informal atas ketidaknyamanan tersebut.
Circuit Breaker merupakan roller coaster miring pertama di Texas yang memiliki fitur lintasan unik. Wahana ini dapat memiringkan kereta hingga 90 derajat sebelum dilepaskan untuk menciptakan sensasi jatuh bebas secara vertikal.
Wahana yang mulai diuji coba pada Oktober 2025 ini dijadwalkan akan beroperasi penuh pada tahun depan. Meski insiden ini sempat memicu kepanikan, petugas Layanan Darurat Austin–Travis County yang tiba di lokasi melaporkan tidak ada korban jiwa. Salah satu penumpang yang sempat diperiksa bahkan menolak perawatan medis lebih lanjut.
Gangguan teknis pada wahana jenis ini ternyata bukan pertama kalinya terjadi di Amerika Serikat. Roller coaster miring lainnya, Siren’s Curse di Cedar Point Park, Ohio, juga dilaporkan mengalami beberapa masalah serupa sejak pertama kali dibuka untuk umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
Advertisement
Advertisement







