Advertisement

Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa

Newswire
Selasa, 03 Februari 2026 - 21:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa Foto ilustrasi sekolah rakyat, dibuat menggunakan AI ChatGPT.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mematangkan tahapan seleksi peserta Program Sekolah Rakyat (SR) yang ditargetkan mampu menampung hingga 30.000 siswa pada tahun 2026.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan realisasi kapasitas tersebut bergantung pada penyelesaian pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang kini tengah dikebut bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Advertisement

“Saat ini kami sedang menyiapkan proses seleksi untuk tahun ini. Ada alokasi sekitar 30 ribu siswa. Jika seluruh gedung permanen selesai sesuai rencana, insyaallah semuanya bisa tertampung,” ujar Gus Ipul di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, setiap unit gedung Sekolah Rakyat dirancang menampung sekitar 300 peserta didik yang terbagi merata di tiga jenjang pendidikan.

“Masing-masing gedung terdiri dari 100 siswa SD, 100 siswa SMP, dan 100 siswa SMA,” jelasnya.

Tak hanya pembangunan fisik, pemerintah juga menyiapkan sumber daya manusia pendukung, mulai dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan, hingga tim khusus untuk proses seleksi siswa.

Seleksi calon peserta akan melibatkan lintas instansi, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan akurasi data penerima manfaat.

Gus Ipul menegaskan program Sekolah Rakyat difokuskan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem (desil 1) dan keluarga miskin (desil 2). Penetapan akhir calon siswa nantinya juga memerlukan persetujuan kepala daerah masing-masing.

Ia menambahkan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi tegas agar proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan bebas dari praktik tidak sehat.

“Arahan Presiden sangat jelas, tidak boleh ada titipan atau suap. Tim seleksi harus benar-benar memilih anak-anak yang sesuai kriteria agar program ini tepat sasaran,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor Ditargetkan Mulai Tahun Ini

Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor Ditargetkan Mulai Tahun Ini

Jogja
| Selasa, 03 Februari 2026, 22:17 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement