Advertisement

Kemensos Salurkan Logistik Rp19 M untuk Aceh-Sumatera

Newswire
Minggu, 30 November 2025 - 22:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Kemensos Salurkan Logistik Rp19 M untuk Aceh-Sumatera Kondisi permukiman warga di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pasca terjangan banjir bandang yang menyebabkan sebagian lahan warga hilang dan berubah menjadi aliran sungai, Jumat (28/11/2025). ANTARA/ist-Dok Warga - Sudirman

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Sosial menyiapkan cadangan logistik senilai Rp19,09 miliar untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan yang bersumber dari gudang Kemensos, unit pelaksana teknis (UPT), dan dinas sosial daerah mulai disalurkan pada Minggu ke sejumlah wilayah yang berstatus tanggap darurat.

Advertisement

“Bantuan terus kami kirimkan sesuai kebutuhan, kami juga terus berusaha agar bantuan bisa sampai lokasi dengan cepat,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu malam.

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial melaporkan hingga pukul 17.00 WIB, total bantuan yang tersalurkan mencapai Rp19,09 miliar. Nilai tersebut mencakup buffer stock logistik serta bahan operasional dapur umum di tiga provinsi terdampak. Distribusi terus diperkuat mengingat akses darat masih terbatas di sejumlah wilayah.

Di Provinsi Aceh, Kemensos telah menyalurkan bantuan senilai Rp3,14 miliar. Bantuan mencakup 3.450 paket makanan siap saji, 1.440 makanan anak, 400 paket lauk pauk, 3.450 selimut, 570 kasur, 1.410 family kit, 308 paket perlengkapan anak, 220 sandang dewasa, 350 tenda gulung, 30 tenda keluarga portable, dan 30 tenda serbaguna. Bantuan tersebut didistribusikan ke Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Pidie, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, hingga tingkat provinsi.

Untuk Sumatera Utara, bantuan yang tersalurkan mencapai Rp7,80 miliar. Paket yang dikirim antara lain 28.280 makanan siap saji, 3.000 makanan anak, 2.000 lauk pauk, 2.800 family kit, 2.140 perlengkapan anak, 500 sandang dewasa, 5.300 sandang anak, 1.464 kasur, 3.968 selimut, 1.900 tenda gulung, dan 14 tenda serbaguna. Selain itu, terdapat tambahan 200 dus mi instan dan 400 dus air mineral ke sejumlah daerah seperti Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Sibolga, Tapanuli Utara, Langkat, dan Tapanuli Selatan.

Sementara itu, bantuan untuk Sumatera Barat tercatat senilai Rp3,64 miliar. Penyaluran meliputi wilayah Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, serta distribusi melalui Dinas Sosial Provinsi Sumbar. Bantuan terdiri atas 4,4 ton beras reguler, 5.758 makanan siap saji, 3.640 makanan anak, 1.180 family kit, 850 perlengkapan anak, 1.235 kasur, 1.225 selimut, dan 1.230 tenda gulung. Kemensos juga mengirimkan 40 tenda keluarga, 10 tenda serbaguna, 10 lampu emergency portable, serta tiga dapur umum lapangan.

Selain logistik, Kemensos menyalurkan bahan operasional untuk dapur umum dan dapur mandiri senilai sekitar Rp4,5 miliar. Saifullah menyebut terdapat 28 titik dapur umum dengan kapasitas produksi sekitar 88.000 bungkus makanan per hari di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kapasitas tersebut dapat ditingkatkan menyesuaikan kondisi lapangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Defisit RAPBD Kulonprogo 2026 Membengkak Jadi Rp60 M

Defisit RAPBD Kulonprogo 2026 Membengkak Jadi Rp60 M

Kulonprogo
| Minggu, 30 November 2025, 22:37 WIB

Advertisement

KA Panoramic Kian Diminati, Jalur Selatan Jadi Primadona

KA Panoramic Kian Diminati, Jalur Selatan Jadi Primadona

Wisata
| Minggu, 30 November 2025, 19:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement