Miras Ditemukan di Lapas Cibinong, 10 Bangunan Bantaran Ciliwung Dibongkar
Komisi XIII DPR menemukan miras di salah satu bangunan Lapas Cibinong. Sebanyak 10 bangunan di bantaran Ciliwung dibongkar.
Undang-Undang - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya terus mendalami laporan terkait pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea. Dalam proses tersebut, polisi telah memeriksa dua komika berinisial DWN dan AAD yang diketahui tampil sebagai pembuka acara.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, DWN dan AAD diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi. Keduanya dimintai keterangan terkait penyelenggaraan acara, rangkaian kegiatan, hingga materi yang disampaikan dalam pertunjukan tersebut.
“Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi dan diketahui berperan sebagai pembuka acara (opener) pada kegiatan Mens Rea,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Selain memeriksa para saksi, Polda Metro Jaya juga menjadwalkan pemanggilan terhadap Pandji Pragiwaksono pada Jumat, 6 Februari 2026. Pandji diminta hadir untuk memberikan klarifikasi atas sejumlah laporan polisi yang dilayangkan kepadanya.
“Saudara PP diminta untuk hadir klarifikasi pada Jumat (6/2) pukul 10.00 WIB,” kata Budi saat dikonfirmasi pada Selasa (3/2).
Menurut Budi, pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut dari lima laporan polisi yang berkaitan dengan objek perkara yang sama. Karena itu, penyidik memilih melakukan klarifikasi dalam satu waktu untuk efisiensi penanganan perkara.
“Ini kan undangan klarifikasi. Karena yang dilaporkan adalah objek yang sama, penyidik berpikir untuk menghemat pengaturan waktu pemanggilan dalam lima perkara tersebut,” ujarnya.
Dalam penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut, Polda Metro Jaya sebelumnya juga telah memeriksa 10 orang saksi, termasuk saksi ahli.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyebut pemeriksaan dilakukan untuk menggali substansi konten yang dipermasalahkan.
“Saat ini, kami sudah melakukan pengambilan keterangan terhadap 10 orang, baik itu saksi maupun para ahli, yang sehubungan dengan substansi konten tersebut,” kata Iman pada 20 Januari 2026.
Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono diketahui telah melakukan silaturahmi dan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Selasa (3/2). Pertemuan tersebut dilakukan menyusul sorotan sejumlah pihak terhadap materi stand up comedy Mens Rea, khususnya yang berkaitan dengan isu keagamaan.
Pandji menyampaikan kedatangannya ke MUI bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai maksud dan konteks pertunjukan yang dibawakannya, termasuk sejumlah materi yang dinilai memerlukan penjabaran lebih mendalam.
“Saya datang niatnya untuk menjelaskan, sebenarnya untuk bertabayun, untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, maksud dari sejumlah jokes saya yang kelihatannya butuh untuk dielaborasi lebih dalam,” ujar Pandji usai pertemuan di kantor MUI, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komisi XIII DPR menemukan miras di salah satu bangunan Lapas Cibinong. Sebanyak 10 bangunan di bantaran Ciliwung dibongkar.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Kemendikdasmen memperkuat pendidikan Pancasila melalui deep learning, budaya sekolah, ekstrakurikuler, pembiasaan, dan pengalaman nyata siswa.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif setiap kritik, saran, and laporan masyarakat terkait pelayanan publik.
OpenAI mengutamakan keamanan dalam pengembangan AI melalui pendekatan berlapis dan melibatkan masukan masyarakat dalam evaluasi.