Advertisement
BGN Blak-blakan Anggaran MBG Melonjak di 2026, Ini Rinciannya
Foto ilustrasi Makan Bergizi Gratis berupa sayur, ayam goreng lengkap dengan buah dan susu, dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan sebagian besar anggaran lembaganya tahun ini difokuskan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Untuk tahun ini, 75% anggaran BGN dialokasikan untuk bantuan pemerintah program Makan Bergizi Gratis," kata Dadan usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna 1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, di Istana Negara, Senin (20/10/2025) malam.
Advertisement
Adapun, pada tahun depan dia menyebut porsi anggaran BGN yang akan dialokasikan untuk program bakal melonjak menjadi 95%.
Tahun depan, Dadan mengungkap bahwa BGN akan menerima dana jumbo senilai Rp268 triliun. Di samping itu, pemerintah juga menyiapkan dana cadangan sebesar Rp67 triliun. Dengan demikian, total dukungan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mencapai Rp335 triliun untuk mendukung pelaksanaan program MBG pada 2026.
BACA JUGA
Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang, nantinya BGN akan menyalurkan dana sekitar Rp1,2 triliun setiap hari.
Dadan menjelaskan, dari total anggaran Rp71 triliun yang dialokasikan BGN pada tahun ini, Rp51,2 triliun diarahkan langsung untuk program bantuan pemerintah MBG. Seluruh dana tersebut disalurkan langsung dari kas negara ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tanpa melalui rekening BGN.
“Dananya disalurkan dari pemerintah pusat, dari KPPN, langsung ke SPPG yang bersangkutan. BGN tidak memegang uang itu. Kami hanya menerima proposal, memverifikasi, lalu memasukkannya ke dalam aplikasi SAKTI. Setelah sesuai antara pengajuan dan pertanggungjawabannya, kami teruskan ke KPPN untuk dicairkan,” jelasnya.
Menurut Dadan, struktur penggunaan dana MBG per SPPG dibagi ke dalam tiga komponen utama, yakni Rp10.000 per anak untuk bahan baku makanan, Rp3.000 untuk biaya personal atau operasional dapur, dan Rp2.000 sebagai insentif tenaga penyelenggara.
Dengan skema tersebut, satu SPPG rata-rata mengelola dana sekitar Rp490 juta setiap 12 hari atau setara dengan sekitar Rp900 juta per bulan, mengingat rata-rata hari pelayanan MBG berlangsung 20 hari dalam satu bulan.
“Jadi satuan pengelolanya jelas dan transparan. Semua transaksi bisa dilihat dan diakses di level SPPG karena sistem kami sudah terintegrasi,” ujar Dadan.
Badan Gizi Nasional tidak berfungsi sebagai pengelola keuangan program, melainkan sebagai lembaga pengarah kebijakan, penjamin mutu, dan pengelola sistem tata kelola program MBG.
“BGN hanya mengelola dukungan manajemen. Sekarang kami sedang melakukan peningkatan kapasitas organisasi, termasuk pembenahan tata kelola penyelenggaraan agar lebih transparan, akuntabel, dan efisien,” katanya.
Dadan menambahkan, sistem distribusi berbasis digital melalui aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) telah memungkinkan proses verifikasi, pelaporan, hingga penyaluran dana dilakukan tanpa perantara birokrasi berlapis, sehingga meminimalkan risiko penyelewengan dan mempercepat waktu pencairan.
“Dengan sistem ini, pengawasan publik juga bisa dilakukan lebih mudah. Semua data real time tentang jumlah penerima, status pencairan, hingga laporan pertanggungjawaban bisa diakses,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
- Zulhas Nilai Lima Tahun Tak Cukup Wujudkan Program Prabowo
- Akademisi Diminta Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru
Advertisement
SIM Keliling Kulonprogo Senin 9 Februari 2026, Ini Lokasi Layanannya
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Real Sociedad Tekuk Elche 3-1, Naik ke Posisi 8 La Liga
- Donny Warmerdam Siap Debut untuk PSIM Jogja Setelah Pulih Cedera
- Catat, Ini Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Februari 2026
- Lyon Menang Tipis, Lens Kembali Puncaki Klasemen Liga Prancis
- Pemkot Jogja Siapkan Aglomerasi Giwangan untuk Hidupkan Selatan Kota
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 8 Februari
- Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Peringati Satu Abad NU di Malang
Advertisement
Advertisement



