Advertisement
Profil Adrian Gunadi, Eks Bos Investree yang Ditangkap
Mantan Direktur Utama Investree Adrian Gunadi yang muncul dalam konferensi pers OJK tentang tindak lanjut penanganan kasus Investree di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Jumat (26/9/2025). - Bisnis/Wibi Pangestu Pratama
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menangkap eks Direktur Utama PT Investree Radika Jaya (Investree), Adrian Gunadi, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak awal tahun 2025. Diketahui, OJK juga telah mengajukan permohonan red notice kepada Interpol terhadap Adrian Gunadi.
Kasus Investree mencuat setelah perusahaan yang didirikan pada tahun 2015 ini terlibat dugaan fraud dan mengalami kenaikan signifikan pada angka kredit macet (wanprestasi). Lalu Siapa Adrian Gunadi?
Advertisement
BACA JUGA: Semen Padang Dibekuk Bali United 1-3 di Kandang
Sebelum dikenal dalam kasus gagal bayar fintech, Adrian Gunadi memiliki rekam jejak yang panjang di sektor perbankan dan pendidikan.
Adrian Gunadi telah memegang peranan penting sebagai Co-Founder dan CEO Investree sejak Oktober 2015. Sebelum terjun ke dunia fintech P2P lending, ia menapaki karier di sektor perbankan.
Dilihat dari laman Linkein, Adrian Gunadi mulai terjun di perbankan pada 1998 hingga 2022. Ia menjabat sebagai manajer produk kas dan perdagangan di Citi Bank.
Adrian Gunadi adalah alumni S1 Universitas Indonesia, jurusan akunting angkatan 1995. Adrian Gunadi melanjutkan pendidikan dengan meraih gelar master of Business Administration (MBA) di Rotterdam School of Management, Erasmus University, dari 2002 hingga 2003.
Kembali ke dunia perbankan sebagai Ahli Struktur Produk, pada 2005-2007 di Standard Chartered Bank, Dubai, Uni Emirat Arab (UAE). Lalu 2007-2009, Adrian Gunadi dipercaya sebagai kepala perbankan syariah di Permata Bank di Indonesia.
Pada 2009-2015, Adrian Gunadi menjadi Kepala Divisi Retail Banking PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.Usai masa baktinya di Investree sejak 2015.
Adrian Gunadi dikenal sebagai salah satu pendiri Investree yang mundur di tengah tingginya angka kredit macet dan gugatan wanprestasi dari sejumlah lender. Pengunduran dirinya pada awal 2024 melalui surat salinan yang diperoleh DealStreetAsia dikabarkan tidak dapat dibatalkan dan ia tidak menuntut apa pun dari perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Top Ten News Harianjogja.com Rabu 11 Februari 2026
- BEI Segera Hadir di MPP Kulonprogo Tahun Ini
- DPUPRKP Gunungkidul Perluas Taman Kuliner, Tambah 50 Kios Baru
- Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas Bersih-Bersih Rupang Sambut Imlek 2577
- Polres Tangsel Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Gudang Pestisida
- BMKG Minta Nelayan Waspada, Gelombang Bisa Capai 4 Meter
- Kemdiktisaintek Umumkan Beasiswa Garuda 2026, Prioritaskan 10 Bidang
Advertisement
Advertisement








