Advertisement
Higgins Minta Israel CS Dikeluarkan dari Keanggotaan PBB
Ratusan warga membawa bantuan yang mereka terima dari truk yang memasuki Jalur Gaza utara, di jalan utara Kota Gaza, Palestina (22/6/2025). ANTARA/Xinhua - Rizek Abdeljawad
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Irlandia Michael Higgins meminta agar Israel dan negara-negara yang memaso senjata dikeluarkan dari keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Usulan ini muncul setelah adanya laporan PBB yang menyimpulkan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.
Menurut laporan tim ahli independen dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB, investigasi yang dilakukan selama dua tahun sejak serangan 7 Oktober 2023 ditemukan, otoritas dan pasukan Israel telah melakukan kejahatan yang memenuhi unsur-unsur genosida.
Advertisement
BACA JUGA: PBB Ingatkan Tepi Barat Terancam Terbelah
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Israel memenuhi empat dari lima tindakan genosida sesuai dengan Konvensi PBB 1948, termasuk adanya hasutan untuk melakukan genosida dari pejabat tinggi Israel.
Anadolu, Rabu (17/9/2025) melaporkan, Higgins juga menyoroti dampak mengerikan di Gaza, di mana 90% perumahan telah hancur, dan fasilitas penting seperti pendidikan dan layanan kesehatan juga luluh lantak. Ia juga mengkritik Uni Eropa (UE) yang dianggapnya gagal mengambil sikap tegas. Higgins menilai sikap diam beberapa anggota UE di tengah tragedi kemanusiaan ini merusak kredibilitas UE sebagai sebuah serikat.
Sejak Oktober 2023, tentara Israel dilaporkan telah menewaskan hampir 65.000 warga Palestina, mayoritas adalah perempuan dan anak-anak. Kondisi di Gaza semakin memburuk dengan jutaan warga menghadapi kelaparan dan kesulitan akses layanan kesehatan.
Dalam pernyataannya, Presiden Higgins mendesak komunitas internasional untuk meningkatkan tekanan global kepada Israel. Tujuannya adalah untuk menghentikan pembantaian terhadap warga sipil di Gaza dan menuntut pertanggungjawaban atas tindakan yang telah terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Petani Pesisir Gunungkidul Mulai Panen Padi Gogo di Lahan Kering
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- DKPP Bantul Perketat Pengendalian Hama Tikus demi Jaga Produksi Padi
- Janice Tjen Lolos R2 Australia Open 2026, Saingi Ranking Eala
- Dua Ganda Putra RI Tembus 16 Besar Indonesia Masters 2026
- Produksi Ikan 55.000 Ton, 27 Pasar Serap 40 Persen Produksi di 2024
- 4 Kasus Teror Hiu dalam 48 Jam di Australia, Warga Diminta Jauhi Laut
- Pemkab Gunungkidul Sediakan 26 Ton Kebutuhan Pokok di Operasi Pasar
- Uni Eropa Siap Wajibkan Pemblokiran Huawei dan ZTE dari Infrastruktur
Advertisement
Advertisement



